- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 500 Merek dari 16 Negara
- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Hearing DPRD Barito Utara Hasilkan Dua Kesimpulan Penting, Percepatan Raperda P4GN dan Dukungan Anggaran
- Naruk Saritani Sepakat, Hasil Hearing P4GN Jadi Langkah Bersama Perangi Narkoba
- Dukung Relawan Antinarkoba, Taufik Minta Kesbangpol Rinci Kebutuhan Anggaran
- Wamendesa Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Internasional.
- Sachrudin-Baznas, Perkuat Peran Masjid Melalui TBMM.
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Bupati Hasbi Sambut Menhan Sjafrie di Lebak, Yonif TP 840 Diminta Dukung Pembangunan Daerah.
Babinsa Desa Kubang Bantu Petani Panen Raya

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan, Babinsa Desa Kubang, Koramil 05/Balaga, Kodim 0510/Trs Sertu Gunadi W. membantu petani potong padi di persawahan kelompok tani Kubang.
Panen raya dilakukan di Kampung Sabrang Desa Kubang Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang dengan luas panen raya sebanyak 5 Hektar.

Baca Lainnya :
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 500 Merek dari 16 Negara
- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Hearing DPRD Barito Utara Hasilkan Dua Kesimpulan Penting, Percepatan Raperda P4GN dan Dukungan Anggaran
- Naruk Saritani Sepakat, Hasil Hearing P4GN Jadi Langkah Bersama Perangi Narkoba
- Dukung Relawan Antinarkoba, Taufik Minta Kesbangpol Rinci Kebutuhan Anggaran
Babinsa Desa Kubang Koramil 05 Balaraja Sertu Gunadi W menyampaikan, kegiatan panen raya di wilayah Binaan tersebut dalam rangka membantu pemerintah untuk memenuhi swasembada pangan baik tingkat lokal maupun nasional.
"Babinsa hadir di lokasi panen raya bertujuan untuk membantu kelompok tani dalam memotong padi, hasil tanam yang selama hampir 100 hari mulai tanam," katanya.

Lebih lanjut Babinsa menjelaskan, dalam proses penanaman pengairan melalui pompanisasi 3 in 1 dan tidak menggunakan sistim tanam jajar legowo (Jarwo) karena banyak ruang yang kosong.
"Untuk kendala kelompok tani di Desa Kubang adalah kalau musim hujan sering banjir dan kalau musim kemarau sering kekeringan," jelasnya. ** (Nan)





.jpg)










