- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
Babinsa Desa Kubang Bantu Petani Panen Raya

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan, Babinsa Desa Kubang, Koramil 05/Balaga, Kodim 0510/Trs Sertu Gunadi W. membantu petani potong padi di persawahan kelompok tani Kubang.
Panen raya dilakukan di Kampung Sabrang Desa Kubang Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang dengan luas panen raya sebanyak 5 Hektar.

Baca Lainnya :
- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
Babinsa Desa Kubang Koramil 05 Balaraja Sertu Gunadi W menyampaikan, kegiatan panen raya di wilayah Binaan tersebut dalam rangka membantu pemerintah untuk memenuhi swasembada pangan baik tingkat lokal maupun nasional.
"Babinsa hadir di lokasi panen raya bertujuan untuk membantu kelompok tani dalam memotong padi, hasil tanam yang selama hampir 100 hari mulai tanam," katanya.

Lebih lanjut Babinsa menjelaskan, dalam proses penanaman pengairan melalui pompanisasi 3 in 1 dan tidak menggunakan sistim tanam jajar legowo (Jarwo) karena banyak ruang yang kosong.
"Untuk kendala kelompok tani di Desa Kubang adalah kalau musim hujan sering banjir dan kalau musim kemarau sering kekeringan," jelasnya. ** (Nan)
















