- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
- Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung
- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
- Rakit Drum Terbalik di Sungai Barito, Dua Korban Masih Dalam Pencarian
- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
Babinsa Desa Kubang Bantu Petani Panen Raya

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan, Babinsa Desa Kubang, Koramil 05/Balaga, Kodim 0510/Trs Sertu Gunadi W. membantu petani potong padi di persawahan kelompok tani Kubang.
Panen raya dilakukan di Kampung Sabrang Desa Kubang Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang dengan luas panen raya sebanyak 5 Hektar.

Baca Lainnya :
- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
- Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung
- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
- Rakit Drum Terbalik di Sungai Barito, Dua Korban Masih Dalam Pencarian
Babinsa Desa Kubang Koramil 05 Balaraja Sertu Gunadi W menyampaikan, kegiatan panen raya di wilayah Binaan tersebut dalam rangka membantu pemerintah untuk memenuhi swasembada pangan baik tingkat lokal maupun nasional.
"Babinsa hadir di lokasi panen raya bertujuan untuk membantu kelompok tani dalam memotong padi, hasil tanam yang selama hampir 100 hari mulai tanam," katanya.

Lebih lanjut Babinsa menjelaskan, dalam proses penanaman pengairan melalui pompanisasi 3 in 1 dan tidak menggunakan sistim tanam jajar legowo (Jarwo) karena banyak ruang yang kosong.
"Untuk kendala kelompok tani di Desa Kubang adalah kalau musim hujan sering banjir dan kalau musim kemarau sering kekeringan," jelasnya. ** (Nan)

















