- Elim Tyu Samba : PBSI Kota Blitar Harus Semakin Solid Bina Prestasi Bulu Tangkis .
- Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Tangerang Mulai Tata Pedagang Pasar Anyar.
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
- Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif bagi Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh
- Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah, Lepas Kepala Pengadilan Agama dan Sambut Kajari Baru
- Pemkab Barito Utara Perkuat Tertib Administrasi di Hari Kearsipan Nasional ke-55
- Kontingen Barito Utara Tampil Memukau di Pawai Karnaval Budaya FBIM 2026
- Pemkab Barito Utara Hadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
- Pemkab Barito Utara Apresiasi Dedikasi Pekerja di Hari Buruh Internasional 2026
- Bupati Barito Utara Shalat Jumat Bersama Jamaah Masjid Raya Shiratal Mustaqim
Babinsa Desa Kubang Bantu Petani Panen Raya

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan, Babinsa Desa Kubang, Koramil 05/Balaga, Kodim 0510/Trs Sertu Gunadi W. membantu petani potong padi di persawahan kelompok tani Kubang.
Panen raya dilakukan di Kampung Sabrang Desa Kubang Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang dengan luas panen raya sebanyak 5 Hektar.

Baca Lainnya :
- Elim Tyu Samba : PBSI Kota Blitar Harus Semakin Solid Bina Prestasi Bulu Tangkis .
- Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Tangerang Mulai Tata Pedagang Pasar Anyar.
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
- Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif bagi Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh
- Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah, Lepas Kepala Pengadilan Agama dan Sambut Kajari Baru
Babinsa Desa Kubang Koramil 05 Balaraja Sertu Gunadi W menyampaikan, kegiatan panen raya di wilayah Binaan tersebut dalam rangka membantu pemerintah untuk memenuhi swasembada pangan baik tingkat lokal maupun nasional.
"Babinsa hadir di lokasi panen raya bertujuan untuk membantu kelompok tani dalam memotong padi, hasil tanam yang selama hampir 100 hari mulai tanam," katanya.

Lebih lanjut Babinsa menjelaskan, dalam proses penanaman pengairan melalui pompanisasi 3 in 1 dan tidak menggunakan sistim tanam jajar legowo (Jarwo) karena banyak ruang yang kosong.
"Untuk kendala kelompok tani di Desa Kubang adalah kalau musim hujan sering banjir dan kalau musim kemarau sering kekeringan," jelasnya. ** (Nan)
















