- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
- PB PRSI Audiensi dengan Kemenpora RI, Siapkan Olimpiade Robotika Indonesia 2026
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
Babinsa Bantu Lakukan Pogging, Usir Wabah Penyakit

Keterangan Gambar : Babinsa Kelurahan Pondok Jaya, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr Sertu Sahrul membantu melakukan fogging
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Babinsa Kelurahan Pondok Jaya, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr Sertu Sahrul membantu melakukan fogging mencegah wabah penyakit di musim penghujan, penyemprotan poging dilakukan di lingkungan RW 07 Kelurahan Pondok Jaya, Koramil 07/Pondok Aren, Kota Tangsel, Kamis (11/01/2024).
Pengasapan (fogging), untuk membasmi dan mencegah nyamuk Demam Berdarah (DBD) di musim penghujan.
Menurut Danramil 07/Pondok Aren Mayor Arm Sidik AY saat ditemui terpisah menyampaikan, Babinsa memang harus perduli terhadap lingkungannya dan terus berperan aktif di masyarakat yang salah satunya membantu melakukan penyemprotan/fogging dan sosialisasi kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
"Nyamuk dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya bagi manusia, seperti demam berdarah, malaria, chikungunya dan masih banyak lagi jenis penyakit lainnya yang disebabkan oleh nyamuk," katanya.
“Hal yang paling penting dilakukan guna mencegah cepatnya perkembangbiakan nyamuk adalah melakukan 3M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur,” tuturnya.
Ditambahkan, dalam mencegah gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti menggunakan, obat anti lotion, nyamuk bakar, elektrik, semprot dan lain-lainnya. Namun, apabila tidak diperhatikan dengan baik, penggunaan obat anti nyamuk tersebut sebenarnya berbahaya bagi manusia karena dapat memberikan efek samping, sehingga ada baiknya masyarakat perlu mengetahui aneka obat-obatan untuk pengusir nyamuk baik herbal, alami, tradisional yang mudah untuk dirumah sendiri.
“Begitupun Kebersihan lingkungan adalah salah satu faktor utama untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.
Jagalah kebersihan lingkungan seperti menyingkirkan genangan air, rutin memantau saluran air, selokan/parit, membuang sampah pada tempatnya dan lain-lainya,” ucapnya. ** (Nan)

















