- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
ASB Ingatkan Pemkot Untuk Dampingi UMKM Kota Bogor Agar Bisa Naik Kelas

Keterangan Gambar : ASB Ingatkan Pemkot Untuk Dampingi UMKM Kota Bogor Agar Bisa Naik Kelas
MEGAPOLITANPOS .COM, Kota Bogor- Anggota DPRD Kota Bogor dari fraksi Aswaja, Akhmad Saeful Bakhri menjadi narasumber pada acara Pelatihan Pemberdayaan Bagi UMKM yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DinKopUKMDagin), Kamis (12/9/2024).

Dalam acara tersebut Saeful menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bogor harus melakukan pendampingan terhadap perkembangan UMKM di Kota Bogor agar bisa naik kelas.
Baca Lainnya :
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
"Jadi pelatihan seperti ini tidak akan ada artinya kalau UMKM tidak didampingi untuk bisa naik kelas," ujar pria yang akrab disapa ASB.
Pelaksanaan pengembangan UMKM dijelaskan oleh ASB sudah dituangkan didalam Perda Nomor 4 tahun 2021 tentang pemberdayaan, pengembangan, dan perlindungan koperasi dan usaha mikro.
Menurutnya, perhatian yang ditunjukkan oleh pemerintah berupa bantuan modal, masih tidak cukup untuk menumbuhkan dan meningkatkan UMKM ke level berikutnya.
"Permodalan tidak bisa membantu secara keberlanjutan. Karena yang penting hari ini adalah bagaimana mental menghadapi pasar yang kuat, bagaimana inovasi untuk mengalahkan pasar dan bagaimana berjaring agar pasar tetap bisa dipertahankan," jelas ASB.

Dominasi pelaku UMKM di sektor kuliner juga disebutkan oleh ASB perlu mendapatkan perhatian berupa pembangunan sentra kuliner di masing-masing kelurahan dan kecamatan.
Sehingga produk unggulan dari masing-masing wilayah bisa dijual secara bebas dan pedagang bisa mendapatkan kepastian lapak berdagang tanpa harus bermasalah dengan perizinan wilayah.
"Sentra kuliner harus diperbanyak. Sejauh ini masih berpusat di Bogor Tengah saja. Sehingga untuk membuat UMKM naik kelas harus bisa didorong dari sarana dan prasarana juga," pungkasnya.(**)




.jpg)












