- PRSI Babel Sukses Ramaikan Festival Semarak Ekraf Lewat Bangka Robotic Competition 2026
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang
- Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
- Klarifikasi Terkait Viral Harga Tabung Gas 3 Kg di Koperasi Merah Putih Ciakar, Tangerang Banten
- Belum Ada Kepastian, PT Aditya Laksana Sejahtera Minta OJK Perjelas Jadwal Mediasi
- Menteri Maman: SAPA UMKM Ubah Data Statis Jadi Kebijakan Tepat Sasaran
- Pemerintah Siapkan Regulasi DHE dan Ekspor CPO Jelang Berlaku 1 Juni 2026
- UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya Digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gelaran Bersih Desa Rejowinangun Implentasikan Kerukunan Dalam Kebhinekaan Hakiki
Arief Didaulat Sebagai Pembicara di Forum Internasional UNCRD

Keterangan Gambar : Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dalam acara In-Country Training Workshop on Smart City for Building Inclusive, Resilient, Suistainable Cities and Communities, di Hotel Conrad Nusa Dua Bali, Kamis (10/11).
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah diundang oleh United Nations Centre for Region Development (UNCRD) sebagai pembicara dalam In-Country Training Workshop on Smart City for Building Inclusive, Resilient, Suistainable Cities and Communities, di Hotel Conrad Nusa Dua Bali, Kamis (10/11).
Dihadapan para undangan yang hadir, Arief menyampaikan pengembangan smart city di Kota Tangerang telah dimulai sejak tahun 2009, yang kemudian dielaborasikan dalam konsep Tangerang Live yang berarti bagaimana menciptakan Tangerang Layak Huni, Layak Investasi, Layak Dikunjungi dan Kota Pintar.

Baca Lainnya :
- Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gelaran Bersih Desa Rejowinangun Implentasikan Kerukunan Dalam Kebhinekaan Hakiki
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
- Polres Blitar Kota Ungkap Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang Libatkan Anak di Bawah Umur
“Total kami sudah membangun dan mengembangkan sebanyak 203 aplikasi,”
“Yang terdiri dari 74 aplikasi tata pemerintahan dan 129 aplikasi pelayanan masyarakat,” ujar Wali Kota dalam acara yang merupakan rangkaian acara G20.
Dari total 203 aplikasi yang sudah dikembangkan, lanjut Arief, Pemkot Tangerang telah mengintegrasikan seluruh aplikasi tersebut agar lebih mudah digunakan dimana memiliki fungsi yang berbeda menjadi dua super aplikasi.
“Pertama Portal E-Gov untuk internal pemerintah, dan Tangerang Live untuk berbagai kebutuhan masyarakat,” bebernya.

Lebih lanjut Wali Kota menjelaskan aplikasi yang telah dibangun dan dikembangkan telah direplikasi di berbagai daerah di Indonesia, dimana sebanyak 41 daerah telah menggunakan aplikasi yang telah dikembangkan.
“Semangatnya kolaborasi untuk membangun negeri” tukas Arief. (ADV)

















