- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Anggota DPRD Al Hadi Hadiri Dialog Kerukunan Di Lahei, Sosialisasikan Moderasi Beragama Di Kalangan Pelajar

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Anggota DPRD Barito Utara, H. Al Hadi, S.Pd.I menghadiri Dialog Kerukunan dan Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama Barut, dilaksanakan Selasa (09/12/2025) bertempat di SMAN1 Lahei
Kegiatan yang diikuti para pelajar dan sebagai upaya memperkuat pemahaman moderasi beragama sejak dini.
dengan mengusung tema Membangun Sekolah Damai Terhadap Peran Siswa Dalam Menjaga Toleransi Antar Umat Beragama,
Disamping sebagai anggota DPRD, Alhadi juga sebagai Ketua FKUB Barito Utara.
Pada kesempatan tersebut dia menyampaikan pentingnya memperkenalkan nilai-nilai moderasi beragama kepada generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
Menurutnya, moderasi beragama adalah fondasi agar masyarakat hidup harmonis, saling menghormati, dan mampu menerima perbedaan dalam bingkai NKRI.
“Moderasi beragama itu bukan mengubah ajaran agama, tetapi mengajak kita untuk bersikap adil, menghargai perbedaan, serta tidak mudah terpancing oleh hal-hal yang dapat memecah persatuan.
Tujuannya agar kita hidup rukun dan damai dalam keberagaman yang sudah menjadi kekuatan besar Bangsa Indonesia,” ujar nya.
Dia juga menekankan bahwa keberagaman suku, bahasa, dan budaya di Indonesia merupakan anugerah yang harus dirawat bersama.
Kerukunan kata AlHadi, tidak akan tercapai tanpa kesadaran semua pihak, terutama generasi muda, untuk menjaga toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
“Indonesia ini diberkahi keberagaman adat, budaya, dan keyakinan. Justru perbedaan itu yang membuat bangsa kita kuat. Kita harus bangga dan menjaganya agar tetap damai, saling menghormati, dan bisa hidup berdampingan tanpa konflik,” tuturnya mengakhiri.
Dengan dilaksanakannya kegiatan dialog ini diharapkan dapat memperluas wawasan para pelajar mengenai pentingnya toleransi dan peran mereka dalam menciptakan lingkungan sekolah yang damai serta bebas dari konflik berlatar belakang perbedaan keyakinan.
(A)


.jpg)

.jpg)











