- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
Aleg Anis Tegaskan PKS Terus Mengembangkan Diskursus Tentang Nasionalisme dan Keterbukaan

Jakarta,MegapolitanPos.com: ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati, menjadi nara sumber dalam acara sosialisasi konsepsi dasar partai di Kupang NTT. Selama hampir satu hari penuh, Anis bertemu dan berdiskusi dengan anggota PKS di Kupang. Target dari sosialisasi ini adalah memberikan informasi, pengetahuan dan pemahaman tentang konsepsi dasar partai kepada peserta.
Pada kesempatan ini, Anis yang juga menjadi anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PKS, menjelaskan mengenai platform PKS. Dalam bingkai politik, platform adalah proposal pengelolaan negara yang ditawarkan partai kepada konstituen dan masyarakat pemilih dalam rangka menarik perhatian untuk mendulang suara secara obyektif dan bertanggung-jawab.
“Anggota PKS wajib memehami platform yang sudah disusun oleh Majelis Pertimbangan Partai (MPP) agar mampu menyampaikan narasi besar yang dicita-citakan PKS kepada masyarakat luas,” tuturnya.
Baca Lainnya :
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Tegaskan Komitmen Utamakan Nasabah
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
Secara mendalam, doctor ekonomi dari Universitas Airlangga ini menjelaskan mengenai negara dalam perspektif PKS. “PKS memandang negara sebagai sebuah “kerangka” rumah bersama, yang adil dan obyektif bagi seluruh warganya yang plural. Ibarat panggung. Negara adalah medan kompetisi positif, dimana terjadi kontestasi gagasan (contested terrain) terbaik bagi pengelolaan negara,”ujarnya.
Lebih jauh, Anis menekankan bahwa keterbukaan dan nasionalisme bukan terletak pada klaim-klaim verbal atau seberapa majemuk kepengurusan suatu partai (juga ormas), tetapi secara substansial lebih pada bukti-bukti substantif-faktual. Bukti-bukti substantif-factual terkait dengan mind set dan kejujuran para aktor partai (juga ormas) terhadap logika sehat, nurani bersih, dan nilai luhur.
“Oleh karena itu PKS terus mengembangkan diskursus tentang nasionalisme dan keterbukaan serta menanamkan wawasan kepada anggota-anggotanya, serta melatih mereka untuk memiliki kemampuan bergaul secara spontan dengan seluruh elemen bangsa. PKS meyakini, bahwa reformasi dan transformasi bangsa ini hanya dapat dilakukan oleh suatu critical mass (sekelompok orang, baik di dalam maupun di luar PKS) memiliki kesalehan moral, kesalehan sosial, dan kesalehan profesional, serta memiliki daya rekat bangsa,” tutupnya.(AS)


.jpg)
.jpg)












