- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Aksi Mahasiswa Jilid 3, Mahasiswa Sebut Pemkab Tangerang Tidak Bertanggung Jawab

Keterangan Gambar : Mahasiswa yang tergabung dalam SOMASI saat melakukan aksi unjuk rasa maraknya pelanggaran Perbup No.12 THN 2022
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Solidaritas Mahasiswa Demokrasi (SOMASI) bersama masyarakat melakukan aksi jilid 3 di jalan Raya Tanjung Pasir, Teluknaga kab. Tangerang pada Rabu, (27/09/2023).
Diketahui bahwa aksi hari ini merupakan ke 3 kalinya yang dilakukan oleh SOMASI dalam menyikapi maraknya pelanggaran Perbup no 12 tahun 2022.
Sebelumnya SOMASI berupaya melakukan upaya dialog dengan PJ Bupati Tangerang di Kantor Pemda Tigaraksa kab. Tangerang. Namun, mahasiswa tidak dapat bertemu dengan petinggi daerah tersebut dan memutuskan untuk aksi di tempat.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Koordinator Aksi Kholid Safei mengatakan bahwa, upaya dialogis belum diterima dengan baik oleh PJ Bupati. "Maka kami aksi di tempat sebagai bentuk kekecewaan masyarakat ". Kata Koordinator Aksi.
Lebih lanjut peserta aksi terdiri dari mahasiswa, pelajar, pemuda dan masyarakat setempat.
"Ada masyarakat, pelajar, pemuda dan mahasiswa. Kami solid dan akan mengawal Korban". Ungkapnya.
Masih di lokasi yang sama, Yanto Humas SOMASI menuturkan bahwa aksi ditutup dengan do'a dan Takziah ke rumah korban.
"Aksi ke 3 ini kami tutup dengan Do'a bersama untuk korban yang meninggal. Juga melakukan takziah ke rumah keluarga sebagai bentuk persaudaraan. " Pungkasnya.
Terakhir, mahasiswa menyayangkan belum adanya tuntutan yang dipenuhi oleh penangungjawab. Bahkan diketahui, pihak pemerintah setempat belum ada yang memberikan santunan. Tutupnya.Jhn









.jpg)







