- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Adityawarman: Puasa Merupakan Proses Pendidikan yang Berkesinambungan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Bogor saat usai Sholat Tarawih di Masjid Al-Hidayah, Komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Puasa merupakan proses pendidikan yang berkesinambungan bagi orang-orang yang beriman. Pendidikan berkesinambungan yang mengantarkan umat Islam mencapai indikator yang paling mulia yaitu takwa. Manusia yang paling mulia disisi Allah yaitu yang paling takwa.
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengungkapkan hal tersebut dalam ceramahnya dihadapan jamaah usai Salat Tarawih di Masjid Al-Hidayah, Komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (19/2/2026) malam.
"Kita optimalkan kesempatan puasa di Bulan Ramadhan ini untuk beribadah mendekatkan diri pada Allah, berbakti kepada orang tua, lebih dekat dan peduli kepada tetangga", tutur Adityawarman.
Baca Lainnya :
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Laksanakan Monev KKD Komisi IV DPRD Tekankan Evaluasi Kelayakan Mitra Komisi
- Bagas Mendesak Pemkab Blitar Tegas Sikapi Kepastian Hukum PSHT Masuk IPSI Pusat
- Dinkes Absen dalam Audiensi, DPRD Majalengka Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas Pengelolaan IPAL
Lebih jauh Adityawarman mengajak jamaah untuk memadatkan aktivitas di Bulan Ramadhan dengan salat wajib maupun sunah, berinteraksi bersama Al-Qur'an, sedekah, dzikir, doa dan amal salih lainnya. Ia berharap beragam aktivitas ibadah tersebut menjadi kebiasaan yang terus dilanjutkan pasca Ramadhan nanti.

"Jika istiqomah dengan kebiasaan ini, nanti umat akan memiliki aqidah dan tauhid yang selamat. Akidah ini sangat penting dalam menopang ibadah dan muamalah sehingga masyarakat akan terdorong untuk mencari rezeki yang halal dan menjauhi hal-hal yang haram", papar Adityawarman.
Melalui pendidikan di Bulan Ramadhan ini, menurut Adityawarman, umat Islam akan bisa melaksanakan ibadah secara teratur dengan kesungguhan jiwa yang berdampak pada perbaikan perilaku.
"Dengan perilaku yang lebih baik ini maka dapat meminimalisir bahkan menegasikan konflik di tengah masyarakat", pungkas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini.(**)




.jpg)












