- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
Adityawarman: Puasa Merupakan Proses Pendidikan yang Berkesinambungan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Bogor saat usai Sholat Tarawih di Masjid Al-Hidayah, Komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Puasa merupakan proses pendidikan yang berkesinambungan bagi orang-orang yang beriman. Pendidikan berkesinambungan yang mengantarkan umat Islam mencapai indikator yang paling mulia yaitu takwa. Manusia yang paling mulia disisi Allah yaitu yang paling takwa.
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengungkapkan hal tersebut dalam ceramahnya dihadapan jamaah usai Salat Tarawih di Masjid Al-Hidayah, Komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (19/2/2026) malam.
"Kita optimalkan kesempatan puasa di Bulan Ramadhan ini untuk beribadah mendekatkan diri pada Allah, berbakti kepada orang tua, lebih dekat dan peduli kepada tetangga", tutur Adityawarman.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
Lebih jauh Adityawarman mengajak jamaah untuk memadatkan aktivitas di Bulan Ramadhan dengan salat wajib maupun sunah, berinteraksi bersama Al-Qur'an, sedekah, dzikir, doa dan amal salih lainnya. Ia berharap beragam aktivitas ibadah tersebut menjadi kebiasaan yang terus dilanjutkan pasca Ramadhan nanti.

"Jika istiqomah dengan kebiasaan ini, nanti umat akan memiliki aqidah dan tauhid yang selamat. Akidah ini sangat penting dalam menopang ibadah dan muamalah sehingga masyarakat akan terdorong untuk mencari rezeki yang halal dan menjauhi hal-hal yang haram", papar Adityawarman.
Melalui pendidikan di Bulan Ramadhan ini, menurut Adityawarman, umat Islam akan bisa melaksanakan ibadah secara teratur dengan kesungguhan jiwa yang berdampak pada perbaikan perilaku.
"Dengan perilaku yang lebih baik ini maka dapat meminimalisir bahkan menegasikan konflik di tengah masyarakat", pungkas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini.(**)

















