- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
225 Anggota Polres Blitar Kota, Ikuti Tes Psikologi Kepemilikan Senpi dan Mapping Jabatan

Keterangan Gambar : Tim Psikologi Polda Jatim melaksanakan tes psikologi terhadap 225 Personil Polres Blitar Kota, Rabu (18/01/23).
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Tim Psikologi Polda Jatim melaksanakan tes psikologi terhadap 225 Personil Polres Blitar Kota, Rabu (18/01/23). Tim Psikologi Polda Jatim, memberikan pelayanan konseling, pemeriksaan psikologi senjata api (Senpi), personel klinis psikologi (PKP) dan mapping (pemetaan) jabatan. Kegiatan ini bertempat di Gedung Kusumawicitro Kota Blitar.
"Tes psikologi dilakukan oleh Tim Psikologi Polda Jatim. Ada 225 personel yang ikut tes psikologi," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Ahmad Rochan.
AKP Rochan mengatakan dari 225 personel yang ikut tes psikologi terbagi dari 172 orang berkaitan dengan mapping jabatan dan 46 orang berkaitan dengan mengajukan permohonan calon pemegang senjata api dinas.
Baca Lainnya :
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Mohammad Zainul Ichwan Resmi Pimpin DPC PKB Kota Blitar
- Tony Andreas Calon Kuat Pimpin KONI Kota Blitar Lebih Berjaya.
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pengendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah
Selain itu, juga ada tujuh personel yang mengikuti konseling permasalahan.
"Para personel yang mengajukan permohonan calon pemagang senpi dinas harus ikut tes psikologi," ujarnya.
Tujuan utamanya menurut AKP Rochan adalah untuk menjamin agar dalam bertugas, para personel tidak bermasalah secara psikologi. Sehingga, bagi pemegang senjata api atau yang akan mengajukan diri menggunakan senjata api, memiliki kelayakan. Materi ujian psikologi ini berisi ketelitian, klasifikasi objek, hingga kepribadian.
Dikatakannya, tes psikologi kepada personel dilaksanakan rutin secara periodik per 6 bulan sekali. Tes psikologi berkaitan dengan mapping jabatan dilakukan untuk mengetahui minat dan bakat para anggota.
Hasil tes psikologi digunakan untuk memetakan penempatan para personel di lingkungan Polres Blitar Kota.
"Kegiatan ini dilakukan rutin secara periodik. Tes psikologi ini untuk mengetahui minat dan bakat anggota dalam pemetaan jabatan di Polres Blitar Kota," pungkasnya (za/mp)














