- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
- Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
- Musrenbang Majalengka RKPD 2027 Serap 2.164 Usulan, Infrastruktur - Ekonomi Jadi Prioritas, Kemiskinan Turun
- Peringatan Hari Kartini 2026, PKS Majalengka Soroti Peran Strategis Perempuan untuk Bangsa
- Hari Kartini, Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Majalengka dan Tegaskan Program Revitalisasi
- Dukung Program Prabowo Dapur MBG Blitar Garum Tawangsari II Kerja Keras Sepenuh Hati
- Pilih Mundur Ketua DPC PPP Kota Blitar Berikan Peluang Emas Generasi Muda untuk Berjaya di 2029
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
22 Hari Drama Penyanderaan, Susi Air Berharap OPM Segera Bebaskan Sandera Capt Phillip Mark Mehrtens

Keterangan Gambar : Konferensi pers management Susi Air ,Rabu(1/3/2023)
Megapolitanpos.com, Jakarta- Tepat 22 hari sejak terjadinya peristiwa pembakaran pesawat Susi Air dan Penyanderaan Pilot Capt Phillip Mark Mehrtens yang dilakukan Kelompok yang mengaku sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Management Susi Air menyampaikan sejumlah hal sebagai berikut
1. Dengan kerendahan hati, kami meminta maaf kepada masyarakat Papua secara umum karena akibat kejadian pembakaran pesawat dan penyanderaan pilot telah berdampak kepada operasional pesawat Susi Air.
Baca Lainnya :
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
- Ketua SMSI : Pimpinan Daerahl Hanya Sibuk Pencitraan Daripada Bangun Kota Blitar
- Progres Pekerjaan Jembatan Garuda Kodim 0510/Trs Terus Dikebut
- Gerak Cepat Kodim Tangerang, Jembatan Garuda Dikebut Demi Kelancaran 500 KK
- Surani : Truck Banpres Semangat dan Harapan Baru KDMP Desa Tambarekjo Berjaya
Sebanyak hampir 40 persen operasional Penerbangan di Papua terhenti. Secara spesifik, sebanyak 70 persen operasional penerbangan jenis Porter menjadi terhenti. Hal ini berdampak sejumlah tempat yang selama ini dilayani penerbangan perintis aksesnya menjadi terputus,
2. Dengan kejadian pembakaran pesawat dan penyanderaan terhadap Pilot Susi Air, Capt Phillip Mark Mehrtens, kami percaya bahwa Pemerintah Pusat, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dewan Gereja, Tokoh Adat terus berupaya melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan Pilot yang disandera. Atas upaya yang terus dilakukan tersebut, kami mengucapkan terimakasih dan sangat berharap upaya tersebut mendapatkan hasil yang positif untuk keselamatan dan kebebasan Capt Phillip Mark Mehrtens,
3. Sebagai perusahaan penerbangan perintis, kami meyakini Capt Phillip Mark Mehrtens adalah seorang professional yang baik dan berintegritas. Bahkan kami menilai, Capt Phillip merupakan salah satu pilot terbaik yang dimiliki oleh Susi Air.
" Sekali lagi kami menghimbau kelompok penyandera untuk membebaskan Capt Phillip Mark Mehrtens agar ia bisa kembali berkumpul dengan keluarganya. Kami selalu berharap ia kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, TNI, Polri, Pemerintah
Daerah, Dewan Gereja, Tokoh Adat terus berupaya melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan Pilot yang disandera." Ungkap Susi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu(01/03/2023). (ASl/Red/MP).

















