Breaking News
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
20 Ribu Benih Ikan Ditebarkan Diperairan Kabupaten Barito Selatan

MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) - Tebarkan 20 ribu benih ikan diperairan Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng), DPRD Barsel dukung langkah DKPPP Kabupaten setempat, agar ikan-ikan ini bisa berkembang biak. Wakil Ketua II DPRD Barito Selatan, Hj. Enung Irawati mendukung langkah Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) setempat, yang kembali menebar benih ikan di perairan Kabupaten setempat. Tebarkan benih ikan ini sangatlah penting untuk dilakukan guna mencegah kepunahan ikan dari sungai atau danau di Barito Selatan khususnya, ” ucap Hj. Enung saat dihubungi melalui telepon selulernya di Buntok, Rabu (16/02/2022). ” Hal itu dilakukan supaya sumber penghidupan masyarakat, yang berprofesi sebagai nelayan di kabupaten barsel ini terus ada usaha mereka,” Ucapnya. Dan dikatakannya lagi, karena adanya pengayaan stok benih ikan tersebut, maka kebutuhan ikan bagi masyarakat di Barito Selatan ini akan selalu terpenuhi. Inilah yang menjadi peluang usaha masyarakat para nelayan. Selain melakukan pengayaan stok benih ikan, lanjut dia, dinas instansi terkait disarankan secara rutin memberikan penyuluhan dan sosialisasi, terutama mengenai ancaman kepunahan dan kerusakan ekosistem air pada sungai maupun danau yang ada di daerah barsel ini khususnya. Maka apabila masyarakat menangkap ikan secara ilegal seperti menggunakan alat setrum dan racun maka akan sangat berbahaya. Akan membuat penurunan bibit ikan yang secara alami, karena tindakan itu bisa menyebabkan kepunahan, yang rugi mereka sendiri. Enung juga meminta kepada dinas instansi terkait agar terus meningkatkan wawasan dan penyuluhan serta sosialisasi kepada para nelayan yang ada di daerah Barsel ini, agar mereka nantinya bisa mengembangkan budidaya ikan sungai maupun danau secara maksimal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ” Perlu adanya penyuluhan dan sosialisasi terus dilaksanakan, agar masyarakat bisa merasakan hasil dari kerja mereka sendiri,” tuturnya.(Ades/Red/MP).


.jpg)













