Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
20 Ribu Benih Ikan Ditebarkan Diperairan Kabupaten Barito Selatan

MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) - Tebarkan 20 ribu benih ikan diperairan Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng), DPRD Barsel dukung langkah DKPPP Kabupaten setempat, agar ikan-ikan ini bisa berkembang biak. Wakil Ketua II DPRD Barito Selatan, Hj. Enung Irawati mendukung langkah Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) setempat, yang kembali menebar benih ikan di perairan Kabupaten setempat. Tebarkan benih ikan ini sangatlah penting untuk dilakukan guna mencegah kepunahan ikan dari sungai atau danau di Barito Selatan khususnya, ” ucap Hj. Enung saat dihubungi melalui telepon selulernya di Buntok, Rabu (16/02/2022). ” Hal itu dilakukan supaya sumber penghidupan masyarakat, yang berprofesi sebagai nelayan di kabupaten barsel ini terus ada usaha mereka,” Ucapnya. Dan dikatakannya lagi, karena adanya pengayaan stok benih ikan tersebut, maka kebutuhan ikan bagi masyarakat di Barito Selatan ini akan selalu terpenuhi. Inilah yang menjadi peluang usaha masyarakat para nelayan. Selain melakukan pengayaan stok benih ikan, lanjut dia, dinas instansi terkait disarankan secara rutin memberikan penyuluhan dan sosialisasi, terutama mengenai ancaman kepunahan dan kerusakan ekosistem air pada sungai maupun danau yang ada di daerah barsel ini khususnya. Maka apabila masyarakat menangkap ikan secara ilegal seperti menggunakan alat setrum dan racun maka akan sangat berbahaya. Akan membuat penurunan bibit ikan yang secara alami, karena tindakan itu bisa menyebabkan kepunahan, yang rugi mereka sendiri. Enung juga meminta kepada dinas instansi terkait agar terus meningkatkan wawasan dan penyuluhan serta sosialisasi kepada para nelayan yang ada di daerah Barsel ini, agar mereka nantinya bisa mengembangkan budidaya ikan sungai maupun danau secara maksimal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ” Perlu adanya penyuluhan dan sosialisasi terus dilaksanakan, agar masyarakat bisa merasakan hasil dari kerja mereka sendiri,” tuturnya.(Ades/Red/MP).


.jpg)














