- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
14 Jabatan Strategis TNI AD Diserahterimakan, Letjen TNI Alfret Denny Tuejeh Resmi Jabat Irjenad

Keterangan Gambar : KSAD Jenderal Dudung Abdurachman saat menyematkan tanda pangkat Letnan Jenderal (Letjen) ke pundak Denny D.Tuejeh, yang resmi menjabat Irjenad.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) 14 jabatan strategis di Lingkungan TNI AD, mulai dari Irjenad, beberapa Pangdam, hingga Kadisjarahad, bertempat di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin (21/8/2023).
Jabatan yang diserahterimakan antara lain Irjenad dari Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. kepada Letjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh, Pangdam I/BB, dari Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, S.E., M.Si. kepada Mayjen TNI Mochammad Hasan, Pangdam II/Swj, dari Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A., M.Han. kepada Mayjen TNI Yanuar Adil, Pangdam III/Slw, dari Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P. kepada Mayjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos., Pangdam IX/Udy dari Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M. kepada Mayjen TNI Harfendi, S.I.P., M.Sc., Pangdam XIII/Mdk dari Letjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh kepada Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M., Pangdam XVI/Ptm dari Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa, S.E., M.M. kepada Mayjen TNI Syafrial, PSC., M.Tr.(Han)., Pangdam XVIII/Ksr dari Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos. kepada Mayjen TNI Ilyas Alamsyah.
Selain itu diserahterimakan juga jabatan Aslat Kasad dari Mayjen TNI Tri Winarno, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han) kepada Mayjen TNI Dwi Darmadi, S.Sos., Aster Kasad dari Mayjen TNI Mochammad Hasan kepada Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, S.E., M.Si., Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos. kepada Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., Danpussenkav dari Mayjen TNI Yanuar Adil kepada Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., Danpusintelad dari Brigjen TNI Yudha Medy Dharma Zafrul, S.I.P. kepada Brigjen TNI R. Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P., M.Sc., dan Kadisjarahad dari Brigjen TNI R. L. Simandjuntak kepada Brigjen TNI Sidik.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
KSAD menyampaikan bahwa alih tugas jabatan maupun pergantian pejabat merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dalam rangka mewujudkan TNI Angkatan Darat yang profesional, modern, dan adaptif.
"Mekanisme ini dirancang sedemikian rupa agar prosesnya berjalan secara objektif dan selaras dengan kebijakan reformasi birokrasi TNI AD, yaitu membentuk organisasi yang efektif, transparan dan akuntabel, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih," tutur KSAD.
Lebih lanjut KSAD mengatakan, dihadapkan pada tantangan di masa mendatang yang semakin kompleks dan dinamis, TNI Angkatan Darat juga harus terus bergerak maju mengikuti dan mengantisipasi perkembangan yang terkait tuntutan tugas dan profesionalisme. Untuk itu, TNI Angkatan Darat harus terus berbenah agar struktur dan posturnya lebih tanggap dalam mengantisipasi isu-isu strategis di lingkup nasional dan internasional.
Pada kesempatan tersebut, KSAD juga menegaskan bahwa, Tahun 2024 merupakan tahun ujian bagi komitmen netralitas TNI. Ia mengingatkan agar Netralitas dapat terus dijaga dan dipertahankan sebaik-baiknya, karena netralnya TNI dalam pesta demokrasi tersebut, menjadi salah satu indikator penting dari iklim demokrasi yang sehat.
"Mari kita saling mengingatkan untuk memegang teguh komitmen ini, dan menjauh dari upaya-upaya yang dapat menyeret kita pada kepentingan politik praktis," pesan KSAD.(*)


.jpg)














