- Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
- 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan Disiagakan selama Operasi Ketupat 2026
- DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- Anis Byarwati Hadiri Gema Ramadan Menwa Jayakarta, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
Warunk WOW Seperti Night Club, Warga Kalibata Resah

Keterangan Gambar : Rapat Para Tokoh dan Ustad, Kyai dan Ulama Kalibata
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta - Masyarakat Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Kota Administrasi Jakarta Selatan, saat ini sedang resah dengan keberadaan night club Warunk WOW. Keresahan warga Kalibata tersebut lantaran suara live musik yang dengan suara keras pada malam minggu sampai menjelang subuh, hal ini sangat menggangu ketenangan warga sekitar.
Keresahan warga Kalibata terungkap saat para Kyai, Ustad, Tokoh Ormas, Tokoh Agama, Ketua RW, LMK, Ketua RT dan Guru ngaji berkumpul di kawasan Samali untuk menyatukan suara dalam rangka memberantas kemaksiatan yang ada di kelurahan Kalibata dan sekitarnya. Ahad, 25/11/23
Menurut Ketua RW 03,Bapak Rahmatulloh, Warunk WOW yang awalnya hanya sebuah cafe biasa, sekarang berubah menjadi tempat hiburan yang sering didatangi oleh kaum LGBT, juga Warunk WOW diduga telah menjual minuman keras (Miras) serta tidak kooperatif dengan warga yang gelisah karena khawatir tempat tersebut menjadi sarang maksiat yang tidak mengindahkan norma agama dan adat istiadat warga Kalibata yang dikenal agamis dengan kegiatan kegamaan sepert maulid, pengajian dan majlis taklim.

" Kami minta bantuan kepada pihak pemerintah Kelurahan Kalibata atau pihak pemerintah Kecamatan Pancoran segera menutup saja keberadaan Warunk WOW yang berada di jalan warung jati, Samali jakarta Selatan" ungkap Rahmatulloh
" Kami telah mengadukan keresahan warga melalui kelurahan dan kecamatan, bahkan sudah menginformasikan keresahan ini kepada pihak kepolisian, melalui kegiatan Jumat curhat yang dilaksanakan oleh Kapolsek Pancoran" tambahnya
Ketua RW 09 , Ustad Zulutfi yang hadir pada rapat pembentukan Aliansi Masyarakat Kalibata Anti Maksiat (ALMAKAM) menyesalkan pihak manajemen Warunk WOW yang saat ini cenderung tidak lagi mengindahkan warga Kalibata yang resah.
" Menurut saya Warungk WOW sekarang sudah menjadi night club yang broperasi selama 24 jam serta di duga menjual miras serta tamu yang datang juga terdapat ada LGBTnya, hal ini membuat warga Kalibata Resah" pungkasnya
Untuk diketahui pembentukan Aliansi Masyarakat Kalibata Anti Maksiat (ALMAKAM) akan segera mendeklarasikan keberadaan ormas anti maksiat di lingkungan Kalibata dan sekitarnya untuk mencegah kemaksiatan yang akan timbul dan tumbuh di Kalibata , kasus Warunk WOW yang berubah menjadi nigh club akan menjadi perhatian yang serius ormas ini.



.jpg)













