- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Wamendag Tinjau Pasar Segiri Samarinda Pastikan Ketersediaan Bapok Aman

Keterangan Gambar : Wakil Menteri Perdagangan(Wamendag)Jerry Sambuaga mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Induk Segiri, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Sabtu (18/2/2023).
Megapolitanpos.com, Samarinda- Wakil Menteri Perdagangan(Wamendag)Jerry Sambuaga mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Induk Segiri, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Sabtu (18/2/2023).
Wamendag Jerry Sambuaga, mengatakan, ketersediaan kebutuhan pokok dan harga yang beredar di masyarakat, merupakan faktor penting dalam menekan angka inflasi daerah.
Dikemukakannya, dalam mengecek langsung ada satu bahan pokok yang mengalami kenaikan dari edaran Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni minyak goreng, dengan HET Rp14 ribu per liter atau Rp15.500 per kilogram.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Ketum Asbanda Dorong Sinergi BPD dan BPR dengan Mitigasi Risiko Ketat
- Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan
- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
Kemudian, ada beberapa pedagang yang menjual di harga Rp16 ribu karena mengaku membeli dengan distributor dengan harga yang agak mahal.
" Beberapa yang spesifik yang kami cek, seperti contohnya Minyakkita, kami memastikan dan mendapatkan informasi bahwa harga minyak agak di atas harga eceran tertinggi,” kata Wamendag.
Wemandag meminta Kepala Disdag Kota Samarinda Marnabas untuk menstabilkan harga minyak goreng bahkan memastikan pedagang menjual dengan harga Rp14.000 maka perlu menurunkan harga dari distributor dan agen yang menjual ke para pedagang.
“Oleh karena itu ini menjadi temuan untuk kami, minta tolong untuk pak Kadis bisa memastikan harga Rp14.000 per liter sampai ke pedagang,” imbuhnya.
Selain itu, Wamendag menyebutkan untuk kebutuhan pokok selain minyak goreng, barang kebutuhan lain sementara cenderung masih stabil menjelang bulan Ramadan.
“Ini yang paling penting ketika harga pokok stabil dan ketersediaan ada karena akan mudah menekan inflasi menyambut bulan puasa dan lebaran,” bebernya.
Ia terus mengatakan ketersediaan dan pasokan bahan pokok di Samarinda masih dalam batas wajar, dan bisa diupayakan untuk terus stabil, sebab hal ini akan terus menjadi perhatian bagi Pemerintah.
“Ketika stok aman dan melimpah tentu dengan sendirinya harga akan terkendali, ini yang paling penting, karena kita lihat cabe, tomat, bawang putih, bawang merah masih fluktuatif dan relatif jangkauan harga masih wajar, mudah-mudahan ini bisa terus bertahan,”tutupnya(ASl/Red/MP).


.jpg)
.jpg)








1.jpg)




