- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
- Hasil Pemilihan RW 02 Tirtajaya, Sugianto Menang dan Ajak Warga Tinggalkan Perbedaan
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
Wamendag Tinjau Pasar Segiri Samarinda Pastikan Ketersediaan Bapok Aman

Keterangan Gambar : Wakil Menteri Perdagangan(Wamendag)Jerry Sambuaga mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Induk Segiri, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Sabtu (18/2/2023).
Megapolitanpos.com, Samarinda- Wakil Menteri Perdagangan(Wamendag)Jerry Sambuaga mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Induk Segiri, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Sabtu (18/2/2023).
Wamendag Jerry Sambuaga, mengatakan, ketersediaan kebutuhan pokok dan harga yang beredar di masyarakat, merupakan faktor penting dalam menekan angka inflasi daerah.
Dikemukakannya, dalam mengecek langsung ada satu bahan pokok yang mengalami kenaikan dari edaran Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni minyak goreng, dengan HET Rp14 ribu per liter atau Rp15.500 per kilogram.
Baca Lainnya :
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
Kemudian, ada beberapa pedagang yang menjual di harga Rp16 ribu karena mengaku membeli dengan distributor dengan harga yang agak mahal.
" Beberapa yang spesifik yang kami cek, seperti contohnya Minyakkita, kami memastikan dan mendapatkan informasi bahwa harga minyak agak di atas harga eceran tertinggi,” kata Wamendag.
Wemandag meminta Kepala Disdag Kota Samarinda Marnabas untuk menstabilkan harga minyak goreng bahkan memastikan pedagang menjual dengan harga Rp14.000 maka perlu menurunkan harga dari distributor dan agen yang menjual ke para pedagang.
“Oleh karena itu ini menjadi temuan untuk kami, minta tolong untuk pak Kadis bisa memastikan harga Rp14.000 per liter sampai ke pedagang,” imbuhnya.
Selain itu, Wamendag menyebutkan untuk kebutuhan pokok selain minyak goreng, barang kebutuhan lain sementara cenderung masih stabil menjelang bulan Ramadan.
“Ini yang paling penting ketika harga pokok stabil dan ketersediaan ada karena akan mudah menekan inflasi menyambut bulan puasa dan lebaran,” bebernya.
Ia terus mengatakan ketersediaan dan pasokan bahan pokok di Samarinda masih dalam batas wajar, dan bisa diupayakan untuk terus stabil, sebab hal ini akan terus menjadi perhatian bagi Pemerintah.
“Ketika stok aman dan melimpah tentu dengan sendirinya harga akan terkendali, ini yang paling penting, karena kita lihat cabe, tomat, bawang putih, bawang merah masih fluktuatif dan relatif jangkauan harga masih wajar, mudah-mudahan ini bisa terus bertahan,”tutupnya(ASl/Red/MP).

.jpg)

.jpg)
.jpg)











