- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Walikota Blitar : Peringatan Harkitnas ke-116 Masuk Fase Kedua Merupakan Momen Krusial Mewujudkan Harapan Bangsa

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Era kebangkitan nasional bangsa Indonesia telah tertanam semenjak dideklarasikan pada 20 Mei 1908, bersamaan itu pula telah lahir sebuah organisasi bernama Boedi Oetomo, yang di masa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hari berdirinya Boedi Otomo inilah yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.
Hal ini disampaikan oleh Walikota Blitar Drs.H Santoso M.Pd dedepan peserta Upacara Hari Kebangkitan Nasionl tanggal 20 Mei 2024 ke 116 di halaman Kantor Walikota Blitar.

Baca Lainnya :
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
Walikota Blitar menyampaikan, "Sakarang seiring dengan sangat kebangkitan nasional kita berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu, kini kita menghadapi beragam tantangan dan peluang baru. Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru." ungkap Santoso.
Wali Kota Blitar Drs. H. Santoso, M.Pd didepan peserta upacara yang terdiri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar, TNI-Polri, mahasiswa dan para pelajar tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda Kota Blitar dan tamu undangan lainnya, Wali Kota Santoso dalam membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI dalam peringatan ke-116 Hari Kebangkitan Nasional tahun 2024.
"Dalam perjalan sejarah mencatat berbagai perkembangan kemajuan teknologi pada sisi kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari
peradaban kita hari ini tumbuh kembang Inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner,"bebernya.
Sejalan dengan dinamikanya tak terlepas dengan berbagai rintangan kesulitan yang berhasil disolusikan oleh teknologi, oleh karenanya.
"Teknologi digital telah menebas banyak keterbatasan manusia. Dunia seakan mengerdil. Semua seperti mendekat, terpampang di depan mata. Jarak bagai tak lagi relevan,tingkat peradaban modern menjadikan sebuah bangsa yang dituntut mampu mengelaborasikan diri sesuai tuntutan zaman," tandasnya.
Santoso juga menekankan, era kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa.

Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045,"
Bung Karno selalu menekankan bahwa di ujung jembatan emas akan selalu ada kemungkinan yang dapat membawa Indonesia menuju kebaikan atau pun sebaliknya yang dalam bahasa Bung Karno bahagia bersama atau menangis bersama," katanya lagi.
Santoso juga berpesan bahwa saat ini Indonesia telah memasuki fase kedua kebangkitan nasional. Fase kedua ini merupakan momen krusial demi menggapai cita-cita bangsa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu.
"Kita sudah memilih bukan hanya ikut serta tetapi lebih daripada itu menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia," pungkasnya (adv/za/mp)
















