- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- YPPM Tegas Buka Suara Soal Polemik UNMA : Tolak Intimidasi, Tegakkan Legalitas Kampus
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
Wabup H. Mad Romli Minta Tim Pendamping Keluarga Aktif dan Bersinergi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli meminta seluruh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kab. Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang, - Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli meminta seluruh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kab. Tangerang aktif dan bersinergi dengan semua pihak dalam rangka meningkatkan efektifitas pelaksanaan aksi penurunan dan pencegahan Stunting.
Hal tersebut diungkapkan H. Mad Romli saat membuka kegiatan orientasi pelatihan bagi Tim Pendamping Keluarga yang digelar di Aula Gemilang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Selasa (21/03/23).
Baca Lainnya :
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- YPPM Tegas Buka Suara Soal Polemik UNMA : Tolak Intimidasi, Tegakkan Legalitas Kampus
"Saya harap Tim Pendamping Keluarga ini aktif dan bersinergi dengan semua pihak sehingga mampu secara signifikan menekan prevalensi Stunting di Kabupaten Tangerang," pinta H. Mad Romli.
Wabup H. Mad Romli yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Tangerang juga menekankan bahwa ada 3 hal yang harus dilakukan TPK agar hasilnya optimal.
"Yang pertama adalah koordinasi, kedua melakukan penyuluhan dan fasilitasi dan ketiga adalah pencatatan dan membuat laporan hasil pendampingan dan pemantauan keluarga beresiko Stunting," ungkapnya.
Wabup memberikan dukungan penuh mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen Tim Pendamping Keluarga Kab. Tangerang yang menjadi salahbsatu garda terdepan dalam menekan dan mencegah Stunting di Kab. Tangerang.
Sementara itu, Plh Kadis DP3A Kab. Tangerang, Efi Indarti, SKM, M.Kes mengatakan bahwa ada sebanyak 6.516 orang yang tergabung dalam 2.172 Tim Pendamping Keluarga Kab. Tangerang.
"Orientasi ini terbagi dalam 130 angkatan dengan tujuan secara umum adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kapasitas TPK tentang pencegahan Stunting," jelas Efi.
Efi melanjutkan narasumber kegiatan berasal dari BKKBN Provinsi Banten, Dinkes, PKK, IBI dan DP3A yang telah mengikuti TOT tingkat nasional. ** (Jhn)















