- Ketum IKKT Pragat Wira Anggini Pimpin Pengangkatan Ny. Rahmi Muzafar Sebagai Ketua IKKT PWA Cabang BS II Kogabwilhan II
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat
- Kanwil Kemenag Banten Raih Peringkat I Indeks Pengelolaan Aset 2025
- Benteng Energi Nasional: Kilang Pertamina Balikpapan dan Kogabwilhan II Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas
- Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kaskogabwilhan II Kobarkan Semangat Juang Prajurit Kogabwilhan II
- Momentum Sumpah Pemuda, Komisi II Dorong Pemuda Aktif dalam Pembangunan
- Tingkatkan Kompetensi Aparatur, Sekretariat DPRD Barito Utara Ikuti Sosialisasi Orientasi PPPK
- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikuti Sosialisasi Kebijakan Orientasi PPPK
- Ngaku PNS di Medsos, Pria Ini Diduga Bawa Kabur Scoopy Rp 24 Juta
- Polri Tetapkan 245 Tersangka Perorangan dan Tindak 20 Korporasi terkait Kasus Karhutla
Wabup Blitar Cek Lokasi Banjir Bandang di Sutojayan

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso bersama tim SAR dan Forkopimda tinjau lokasi tempat evakuasi, kesiapan dapur umum di Kelurahan Sukorejo.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Banjir bandang di Kecamatan Sutojayan kembali terjadi, air sitinggi 1,5 meter merendam permukiman penduduk serta hamparan persawahan, sejumlah desa dan kelurahan langganan banjir terparah seperti Kelurahan Bacem, Sutojayan di lingkungan Gondanglegi, Kedungbunder, dan Pandanarum, serta Kelurahan Sukorejo Banjir yang terjadi disebabkan akibat intensitas hujan tinggi pada hari Minggu hingga Senin (17/10/22).
Kejadian banjir di Kecamatan Sutojayan terparah pada tahun 2004, luapan air hingga melanda kawasan Ibu Kota Kecamatan Sutojayan. Pada tahun 2022 banjir bandang kembali terulang, padahal sungai Bogel sudah dilakukan normalisasi. Investigasi media ini, penuturan warga di kelurahan Sukorejo selain intensitas curah hujan tinggi ditengarai juga faktor pengerjaan normalisasi Kali Bogel yang belum rampung sepenuhnya pengerjaan proyek milyaran rupiah ini.

Ternak penduduk desa Serang Penggungrejo mati akibat banjir
Baca Lainnya :
- Momentum Sumpah Pemuda, Komisi II Dorong Pemuda Aktif dalam Pembangunan
- Ngaku PNS di Medsos, Pria Ini Diduga Bawa Kabur Scoopy Rp 24 Juta
- HUT ke-67 Pemuda Pancasila Majalengka, Enther Nizar Tekankan Soliditas dan Aksi Sosial
- Pimpin Apel Hari Sumpah Pemuda Kasdim 0808 Blitar Tekankan Pentingnya Karakter Kemanusiaan
- Dugaan Pelanggaran Prosedur Nikah di Majalengka, Kemenag Buka Suara
Atas musibah ini, Wakil Bupati Blitar yang sedianya menjadwalkan acara apel siaga bencana pada Senin, (17/10/22) bersama tim teknis terpaksa ditunda, bersama Kapolres, TNI BPBD serta tim SAR, Wakil Bupati dan rombongan langsung meninjau lokasi banjir termasuk tempat evakuasi dan meninjau kesiapan dapur umum termasuk pengiriman bantuan makanan kepada masyarakat korban banjir di Kecamatan Sutojayan didampingi Muspika setempat.
Wabup Blitar Rahmat kepada wartawan menyampaikan, kami tadi sebenarnya menyiapkan apel siaga bencana, "Tapi acara apel siaga bencana saya tunda. Kebetulan juga hujan, acara saya alihkan melihat kondisi banjir di Kecanatan Sutojayan.
Setelah meninjau lokasi banjir di beberapa tempat, rombongan juga mengecek lokasi bendungan PLTA Serut.
"Pertama saya memerintahkan untuk membuka pintu-pintu air agar banjir segera surut. Dan berikutnya kita bersama Kapolres Blitar dan Dandim 0808/Blitar langsung melihat tempat evakuasi korban banjir. Saya juga perintahkan kepada kepala OPD segera melangkah membantu evakuasi dan berkoordinasi agar tidak ada korban jiwa," tutur Rahmat Santoso.

Kades Ngeni Iwan Haris Efendi bantu evakuasi sisa barang dagangan milik pedagang di pasar Ngeni
Untuk penanganan evakuasi Wabup Rahmat juga minta agar tim SAR melakukan evakuasi terhadap orang jompo, dan anak anak ke tempat yang lebih aman seperti Puskesmas. menyiapkan tempat pengungsian bagi masyarakat korban banjir.
"Selain itu saya perintahkan tim Sar agar mendahulukan evakuasi kepada ODGJ, disabilitas, Ibu hamil, lansia dan Balita, dan tadi juga ada dua orang bayi yang baru lahir juga," tandasnya
Kedepannya Rahmat Santoso yang akrab disapa Makde Rahmat menekankan, agar Kepala Dinas terkait menyiapkan persediaan makanan.
"Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar selain membuat dapur umum, juga Saya perintahkan menyiapkan dan mengirimkan makanan jadi, dan makanan siap saji seperti mie instan.
Rahmat Santoso atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar menghimbau agar masyarakat tidak panik, dan bersabar. Sekarang Pemerintah Kabupaten Blitar sudah bergerak langsung dalam bencana ini. Dilain pihak Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto kepada wartawan menyebutkan, bencana banjir bandang selain di Kecamatan Sutojayan, banjir dilaporkan juga terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Blitar Selatan diantaranya Kecamatan Panggungrejo menimpa di desa Serang, Kecamatan Wonotirto menimpa di desa Ngeni.
"Sementara Kami masih melakukan pendataan kerusakan rumah penduduk, fasilitas umum, termasuk berapa korban harta benda, sementara belum BPBD belum menerima adanya korban jiwa, Kami akan terus Update datanya akan kami laporkan," pungkas Ivong.
Sisi lain musibah banjir bandang dilaporkan oleh Kades Serang Dwi Handoko, tercatat ada puluhan rumah penduduk desa Serang rusak berat, dan rusak ringan, hewan ternak mati akibat banjir perabotan rumah hanyut, kandang ternak rusak.
Sedangkan kejadian banjir di desa Ngeni seperti yang disampaikan oleh Basuki, banjir juga memporak porandakan pasar, barang dagangan hanyut. Kepala Desa Ngeni bersama masyarakat berusaha menyelamatkan barang dagangan sebagian yang tidak hanyut terbawa banjir.
"Kami bergotong royong menyelamatkan barang milik warga yang dilanda banjir di desa Ngeni diantaranya menyelamatkan sisa barang dagangan warga kami di pasar Ngeni,". Tuturnya.(za/mp)



.jpg)












