- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
- Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Hadirkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah
- Bupati Barito Utara Resmikan Penggunaan Masjid Nurul Iman Desa Lemo I
- Wujudkan Soliditas Nyata PGRI, Korpri dan Baznas Kabupaten Blitar Bagikan 7.200 paket Takjil
- Partai NasDem Terima Aspirasi Gerakan Koperasi, Peran Perkoperasian Diperkuat
- Kapolri Silaturahmi Ramadan 2026 Bareng Buruh KSPSI di Jawa Timur
- Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas
Usai Revitalisasi SDN Babakan 1, Jam Masuk Siswa Menjadi Pagi Hari

Keterangan Gambar : Usai Revitalisasi SDN Babakan 1, Jam Masuk Siswa Menjadi Pagi Hari
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangsel-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) telah merevitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Babakan 1, Kecamatan Setu. Kini, kegiatan belajar mengajar menjadi satu waktu, yakni di pagi hari.
Salah satu tenaga pengajar SDN Babakan 1, Ayu mengucapkan terimakasih atas revitalisasi oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan karena berdampak positif dalam kegiatan belajar mengajar. Sebelumnya, kegiatan mengajar dilakukan pagi dan siang hari disebabkan oleh kurangnya ruangan kelas.
Baca Lainnya :
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
- Wujudkan Soliditas Nyata PGRI, Korpri dan Baznas Kabupaten Blitar Bagikan 7.200 paket Takjil
- Bazar Peduli Ramadhan di Majalengka Diserbu Warga, Sembako hingga Pakaian Murah Laris Manis

”Alhamdulillah, pembangunan sekolah telah selesai. Jumlah ruangan kelas dan sarana prasarana bertambah,” terangnya saat ditemui di SDN Babakan 1, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, beberapa waktu yang lalu.
”Sekarang, para siswa dan tenaga pengajar sekolah beraktivitas di pagi hari. Sebelumnya, aktivitas dibagi dua waktu yaitu pagi dan siang hari. Sebab, ruangan kelas hanya ada 12 dan sekarang usai dibangun bertambah menjadi 24,” imbuhnya.
Diketahui, revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan sarana dan prasarana sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Peningkatan ruangan dan fasilitas sekolah bertujuan untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas, sesuai dengan visi dan misi Walikota Tangerang Selatan.
Sementara, Sekretaris DCKTR Hadi Widodo mengatakan revitalisasi dilakukan bertahap sejak tahun 2023, pembangunan dimulai dengan peningkatan struktur bangunan menjadi tiga lantai, lantai dasar terdiri dari ruangan guru, uks, rapat, kepala sekolah, kelas, toilet, mushola, gudang dan selasar. Lantai dua, kelas, toilet dan selasar. Dan lantai tiga kelas, toilet, gudang dan selasar. Total luas bangunan setelah ditingkatkan mejadi 1500 meter persegi dengan luas tanah 891 meter persegi. ” Untuk struktur bangunan sudah selesai dan sekarang telah ditempati untuk proses belajar mengajar,” katanya.
”Dan tahun ini, dilanjutkan pembangunan lapangan dan pagar,” tandasnya.(**)

















