Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Usai Minyak Goreng Kemasan Subsidi Dicabut, di Pasar Bergerak Liar Ada Yang Capai Rp. 47 ribu

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang- Harga minyak goreng di pasar hari ini bergerak liar, ada yang capai Rp47 ribu usai HET minyak goreng kemasan subsidi dicabut. Seperti diketahui mulai hari ini, Kamis, 17 Maret 2022, subsidi harga minyak goreng kemasan dicabut oleh Pemerintah. Adapun tujuan pencabutan subsidi harga minyak goreng kemasan dicabut yakni agar minyak goreng mudah ditemui di pasar modern dan tradisional. Keputusan pencabutan subsidi minyak goreng kemasan, yakni diambil usai Pemerintah melakukan rapat dengan produsen minyak goreng. Namun demikian, Pemerintah kini menyalurkan subsidi untuk minyak goreng curah sehingga harganya menjadi Rp14 ribu per liter. Subsidi terhadap minyak goreng curah diberikan karena mempertimbangkan situasi dan keadaan terkini terkait distribusi minyak goreng. Imbas dari subsidi minyak goreng kemasan dicabut, membuat pergerakan liar harga minyak goreng di berbagai daerah di Indonesia. Seperti yang terlihat dipusat Perbelanjaan Indogrosir, Jatiuwung. Kota Tangerang, banyak masyarakat yang masih mencari minyak goreng yang bersubsidi, dengan antrian yang panjang dan berakibat macetnya arus lalu lintas didepan pusat perbelanjaan tersebut, dengan keterbatasan stok yang tersedia banyak masyarakat mengeluh di buat pusing. Pihak Indogrosir saat kami wawancara mengatakan , bahwa stok minyak bersubsidi sudah habis untuk 2 hari ini.dan pemerintah melayangkan kembali kebijakannya bahwa besok lusa minyak akan kembali di harga normal,tutupnya. Neny, Warga Jatiuwung, Kota Tangerang. Sudah dua jam lamanya menunggu antrian hanya untuk mendapatkan minyak goreng, yang kini sudah mulai langka lagi, dimana ia bersama anaknya yang terlihat sudah mulai lelah menunggu. " kabarnya disini masih tersedia minyak goreng, tetapi masyarakat datang kesini sangat membludak, hanya untuk mendapatkan minyak goreng bersubsidi, saya khawatir takutnya tidak mendapatkan lagi," ucapnya pada awak media, Rabu (16/03). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) per hari ini, harga minyak goreng tertinggi berada di Sulawesi Tenggara mencapai Rp47 ribu per liter. Sementara harga minyak goreng termurah berdasarkan data PIHPS hari ini, ada di Bengkulu dengan harga Rp13.800 per liter dan Bangka Belitung dengan Rp14.200 per liter. Memang jika dibandingkan sebelum pencabutan subsidi minyak goreng kemasan, harga minyak goreng tertinggi pada Selasa tetap dipegang Sulawesi Utara dengan harga Rp47 ribu. Di samping itu meski harga minyak goreng curah disubsidi, namun harga rata-ratanya berdasar PIHPS tetap di angka Rp16.650 perliter. (Estty)


.jpg)














