- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Tinggalkan Indonesia, Ribuan Orang Tunggu Paus Fransiskus di Pinggir Jalanan Jakarta

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Usai sudah Lawatan Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus di Negeri 17 an pulau, 700 an suku dan 1.0001 macam bahasa daerah setelah 4 hari di Jakarta.
Paus Fransiskus dan rombongan Tahtah Suci Vatikan meninggalkan Indonesia menuju Papua Nugini pada Jumat pagi (6/9/2024) sekira pukul 10.01 WIB menuju Bandara Soeta,Banten, Indonesia.
Baca Lainnya :
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Ketum Asbanda Tekankan KUB Bukan Cuma Modal, tapi Sinergi IT dan SDM
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
Ribuan rakyat Indonesia memenuhi trotoar Jalan Medan Merdeka Timur. Antusias masyarakat Indonesia ini dapat dilihat dari tumpukan massa di kawasan Cikini atau di depan perkiraan jalan dekat Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) hingga kawasan Monas Jakarta Pusat.
Mereka (warga-red) berdesakan untuk melihat dan melambaikan tangan melepas sang Pemimpin Perdamaian Dunia ini yang duduk di dalam Mobil.

Di sepanjang Jalan Sudirman misalnya, orang-orang dari pagi telah menunggu pemimpin umat Katolik sedunia tersebut.
Para karyawan kantor yang ada di Kawasan Sudirman meninggalkan tempat kerjanya selama sejenak untuk melepas kepergian Paus Fransiskus.
“Sayang sekali Paus tidak berjalan pelan. Mungkin karena sudah ditunggu di bandara,” kata salah seorang karyawan di Sudirman, Retno Larasati.
Namun, Retno cukup senang bisa melihat Paus karena kaca mobilnya dibuka. “Saya tidak dapat tiket ke GBK kemarin, jadinya saya sempatkan sebentar nunggu di depan kantor saya,” katanya.
Dengan senyumnya yang khas Paus Gereja Katolik ke-266 ini melambaikan tangan sambil memberi berkah kepada masyarakat negeri belasan ribu pulau dan seribu satu bahasa daerah namun menyatu dalam bahasa yang satu yakni bahasa Indonesia ini.
Tangis dan air mata rakyat Indonesia melepas Paus. Rasa sedih dan bahagia mengantar kepulangan sang Pemimpin yang selalu mengutamakan perdamaian di dunia.
*Kursi Roda Paus Fransiskus Tertinggal di Kedubes Vatikan untuk RI*

Poto:Mobil yang membawa Kursi Roda Paus Fransiskus yang Tertinggal di Kedutaan Vatikan Jakarta ke Bandara Soeta.
Lima belas menit setelah Paus Fransiskus dan Rombongan meninggalkan kantor Kedutaan Besar Tatahta Suci Vatikan di Jalan Merdeka Timur, tampak petugas Kedutaan menentang sebuah Kursi Lipat yang tak lain adalah Kursi Roda milik Paus Fransiskus yang digunakan selama kunjungan di Indonesia sejak 3-6 September 2024.
Sontak para pengunjung yang masih menunggu di depan pintu gerbang Kantor Kedubes berteriak.. " Kursi Roda Bapa Paus ketinggalan" teriak beberapa ibu yang melihat petugas membawa kursi Roda Paus kedalaman sebuah mobil Toyota Hitam berpelat CD.17.02 yang hendak membawa Kursi Roda Paus Fransiskus ke Bandara Soeta.
"Ya, sepertinya Bapa Suci Paus Fransiskus masih ingin tinggal lama di Indonesia atau bahkan masih akan kembali ke Indonesia? Puji Tuhan," celetuk seorang Ibu yang mengaku datang dari Paroki St. Aloysius Gonzaga Cijantung Jakarta Timur itu.
Selamat jalan Bapa Suci Paus Fransiskus, Terima Kasih untuk Doa dan Kunjungan penuh persaudaraan bagi masyarakat Indonesia. Kami masih menanti kunjungan selanjutnya.
(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)













