TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat

By Achmad Sholeh(Alek) 07 Nov 2026, 20:42:32 WIB Daerah
TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat

Keterangan Gambar : TGH. Musta’in resmi memimpin PW FORMULA NTB periode 2026–2031


MEGAPOLITANPOS.COM, Mataram– Forum Ulama dan Aktivis Islam (FORMULA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki babak baru kepemimpinan. TGH. Musta’in resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) FORMULA NTB masa khidmat 2026–2031 dalam acara yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Mataram, Sabtu (7/11/2026).

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) untuk merumuskan arah kebijakan, menyusun program prioritas, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam lima tahun ke depan.

Di bawah kepemimpinan TGH. Musta’in dan koordinasi Ketua Umum FORMULA, TGH. Dedi Hermanto, organisasi yang menghimpun ulama, tuan guru, akademisi, intelektual, dan aktivis Islam ini diharapkan semakin memperluas kontribusinya dalam menjawab berbagai persoalan umat dan masyarakat.

Baca Lainnya :

Kepengurusan baru FORMULA NTB tidak hanya diarahkan pada penguatan dakwah dan kegiatan keagamaan, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, ekonomi umat, hukum dan HAM, kesehatan, sosial kemanusiaan, teknologi, hingga lingkungan hidup.

Perkuat Struktur dan Konsolidasi Organisasi

Dalam menjalankan roda organisasi, TGH. Musta’in didampingi tiga wakil ketua, yakni H. Fakhrurman Putra, Ustadz Safarudin Kia, dan H. Jamaruddin.

Jabatan sekretaris dipercayakan kepada H. Jalaluddin bersama tiga wakil sekretaris. Sementara posisi bendahara diemban H. Ahmad Jauhari dengan HM Tufik Sangau sebagai wakil bendahara.

Penguatan organisasi juga didukung Majelis Pertimbangan yang diketuai HL Suhaimi Ismi dengan TGH. Abdul Manan, Lc. sebagai sekretaris.

Adapun Dewan Pakar dipimpin TGH. M. Taufik, didampingi TGH. Fahrurrozi Dahlan sebagai wakil ketua dan KH. Subhan Abdullah Asim sebagai sekretaris.

Keterlibatan para ulama dan akademisi dalam struktur tersebut diharapkan memberikan landasan keilmuan serta pertimbangan strategis dalam menentukan arah gerakan organisasi.

Selain itu, Dewan Pembina turut melibatkan unsur Pemerintah Provinsi NTB, Kementerian Agama NTB, Kesbangpoldagri NTB, Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB, serta Kapolda NTB. Komposisi ini diharapkan memperkuat koordinasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.

14 Bidang Strategis Jadi Motor Penggerak

Salah satu langkah penting dalam kepengurusan PW FORMULA NTB periode 2026–2031 adalah pembentukan 14 bidang strategis yang dirancang untuk memperluas jangkauan pengabdian organisasi.

Bidang-bidang tersebut meliputi Pengembangan Ilmu Al-Qur’an dan Ulumul Qur’an, Dakwah, Pendidikan dan Kaderisasi, Hukum dan HAM, Pengembangan Usaha dan Ekonomi Umat, Pembinaan Masyarakat dan Perempuan, serta Pembinaan Pemuda dan Remaja.

Selanjutnya, terdapat bidang Seni, Budaya dan Olahraga, Kesehatan dan Sosial Kemanusiaan, Hubungan Antar Lembaga, Hubungan Masyarakat, Informasi dan Teknologi (IT), serta Lingkungan Hidup.

Pembentukan bidang-bidang tersebut menunjukkan bahwa FORMULA NTB berupaya menghadirkan gerakan organisasi yang lebih luas. Dakwah tidak hanya dipandang sebagai aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi landasan untuk mendorong pemberdayaan dan kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Kehadiran bidang ekonomi umat, hukum dan HAM, kesehatan, serta lingkungan hidup juga membuka ruang bagi organisasi untuk mengambil peran dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rakerwil Jadi Penentu Arah Program Lima Tahun

Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rakerwil menjadi momentum penting untuk menerjemahkan struktur organisasi ke dalam program kerja yang konkret dan terukur.

Setiap bidang diharapkan mampu menyusun agenda sesuai kebutuhan masyarakat NTB, sehingga keberadaannya tidak sekadar menjadi pelengkap struktur kepengurusan.

Tantangan lima tahun ke depan bagi TGH. Musta’in dan seluruh jajaran pengurus bukan hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata.

FORMULA NTB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penguatan pendidikan keislaman, pemberdayaan ekonomi umat, pendampingan sosial, peningkatan kesadaran hukum, serta kegiatan kemanusiaan.

Di tengah semakin kompleksnya persoalan masyarakat, organisasi yang mempertemukan ulama, akademisi, intelektual, dan aktivis Islam ini memiliki peluang untuk menjadi jembatan antara nilai-nilai keagamaan, kepentingan sosial, dan kebutuhan pembangunan daerah.

Dengan kepemimpinan baru serta dukungan berbagai elemen, FORMULA NTB kini dihadapkan pada pekerjaan besar untuk membuktikan efektivitas konsolidasi organisasi.

Sebanyak 14 bidang strategis telah disiapkan. Namun, keberhasilan kepengurusan periode 2026–2031 pada akhirnya akan ditentukan oleh sejauh mana program-program tersebut mampu diwujudkan menjadi gerakan nyata dan memberikan manfaat bagi umat serta masyarakat Nusa Tenggara Barat.(AS/MP).




  • TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat

    🕔20:42:32, 07 Nov 2026
  • Solichin Tegaskan Legalitas Lahan Harus Tuntas Sebelum TPU Muslim Dibangun

    🕔17:46:30, 05 Nov 2026
  • Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat

    🕔16:44:04, 08 Okt 2026
  • Bupati Shalahuddin Hadiri Puncak Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan

    🕔15:54:28, 21 Sep 2026
  • Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Selaraskan Pembangunan dengan Prioritas Nasional

    🕔19:04:52, 03 Sep 2026