- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Terapkan Ekonomi Hijau, BNI Berdayakan UMKM Ramah Lingkungan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan pencapaian keseimbangan ekonomi hijau (green economy) melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lewat program BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI).
Program BUMI menitikberatkan pada pemberdayaan kepada UMKM terutama mereka yang menerapkan praktik bisnis hijau maupun memproduksi produk ramah lingkungan.
Hal ini sejalan dengan maraknya permasalahan lingkungan yang saat ini terjadi di dunia terkait net zero emission dan Indonesia menargetkan hal tersebut tercapai di 2060 mendatang.
Baca Lainnya :
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan, dalam upaya meningkatkan kapabilitas UMKM, BNI berkolaborasi dengan Rumah BUMN dan Inaproduct menyelenggarakan pelatihan “Level Up 2023” yang diadakan 13 dan 20 September 2023.
Okki menyebutkan, pelatihan ini terdiri dari beberapa tema bahasan mulai dari pembuatan company profile, teknik penjualan via TikTok, penulisan laporan keuangan, serta strategi branding dan pengenalan terhadap konsep “Green Sustainability”.
Menurutnya, konsep tersebut dipilih melihat pentingnya pengetahuan ini bagi pelaku bisnis terutama mereka yang berada pada tahapan awal bisnis.
Diharapkan setelah mendapatkan pelatihan ini, pelaku UMKM menjadi lebih terbiasa untuk menerapkan konsep ‘Green Practices’ pada kegiatan bisnisnya.
“Ekonomi hijau dapat dicapai dengan melibatkan UMKM. Terlebih, segmen *UMKM* memiliki peran sebagai motor utama penggerak perekonomian Indonesia sehingga penting bagi perbankan untuk mendukung kemajuan bisnisnya," paparnya.
Okki menambahkan, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dukungan BNI terhadap pelaku UMKM. Untuk mencapai keseimbangan antara ekonomi dan ekologi, dibutuhkan sinergi dari seluruh pihak yang terlibat seperti OJK selaku regulator, perbankan sebagai penyedia akses pembiayaan, serta lembaga-lembaga lainnya.
“Kami harap hal ini dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk juga menerapkan hal yang baik dalam *menjaga* lingkungan ini,” pungkasnya. (Reporter: Achmad Sholeh)









.jpg)






