- Tan Ngi Hing Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Copot Dadan Kepala BGN Tidak Tebang Pilih
- PP 20/2026 Hadirkan Keadilan Pajak, UMKM Tetap Nikmati Tarif Final 0,5 Persen Secara Berkelanjutan
- DPRD Majalengka Sidak DPKPP, Komisi III Telusuri Progres Proyek 2026 dan Kesiapan Aset Daerah
- Menteri Maman: UMKM Terdampak Bencana Akan Terima Bantuan Modal Rp3 Juta
- Koramil 02/Curug Tingkatkan Kewaspadaan Melalui Patroli Keamanan, Jaga Stabilitas Wilayah
- Kasdim 0510/Trs Dorong Penguatan Posbakum Untuk Ketahanan Bangsa
- Jaga Stabiltas Keamanan, TNI Bersama Komduk Patroli Malam
- Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
- Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Kantah Kab Tangerang Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Pengaduan
- Usai Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Dadan Hindayana dan Wakilnya Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Tan Ngi Hing Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Copot Dadan Kepala BGN Tidak Tebang Pilih

Keterangan Gambar : Tan Ngi Hing sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Paska pencopotan Kepala Bada Gizi Nasional ( BGN ) Dadan Hidayana mendapat dukungan banyak pihak, sebab langkah yang diambil presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan dan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang adalah kebijakan yang tidak tebang pilih dalam memberangus korupsi, hal ini di kemukakan oleh Tan Ngi Hing sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Blitar, keputusan mengganti kepala Badan Gizi Nasional dipastikan didasarkan dengan pertimbangan evaluasi kinerja, Kamis ( 04/06/26)
Tan Ngi Hing yang juga anggota DPRD Kota Blitar dari partai Gerindra ini juga sangat mendukung serta mengapresiasi atas posisi jabatan kepada Nanik Sudaryati Deyang sebagai pimpinan Badan Gizi Nasional dengan melihat kapabilitasnya yang sangat bagus.
Diungkapkan Tan Ngi Hing, program nasional makan bergizi gratis sebuah kebijakan strategis pemerintah, yang berorientasi menyediakan dan memberikan makanan bergizi secara gratis dengan tujuan memperbaiki kualitas sumber daya manusia terutama anak - anak, merupakan garda terdepan untuk mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas dan memiliki daya saing tinggi.
Baca Lainnya :
- Tan Ngi Hing Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Copot Dadan Kepala BGN Tidak Tebang Pilih
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
"Kami mendukung apa yang diputuskan oleh bapak presiden, karena saya optimis dengan kredibilitas yang dimilikinya ibu Nanik S Deyang sebagai ketua BGN. Nantinya secara nasional semua SPPG atau dapur MBG akan mengikuti langkah - langkah terbaik pimpinan yang baru.Harapan kami dengan pergantian ketua BGN, semua dapur MBG di seluruh Indonesia bisa memberikan makanan berkualitas yang terbaik untuk anak - anak bangsa, sesuai dengan misi BGN sebagai garda terdepan dalam mengatasi masalah gizi buruk dengan inovasi demi terwujudnya generasi emas yang berkualitas, cerdas, sehat dan tangguh." jelas Tan Ngi Hing, S.Sos.
Anggota komisi I DPRD Kota Blitar ini juga menekankan adanya program makan bergizi gratis merupakan investasi sosial untuk membentuk generasi emas,
selain mencegah stunting juga meningkatkan konsentrasi belajar.Tan Ngi Hing menambahkan, salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi dorongan meningkatnya ekonomi lokal telah melibatkan pedagang, petani, peternak, nelayan serta memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ) di daerah.
" Harapan kami, program yang baik ini akan diikuti oleh seluruh dapur MBG di seluruh Indonesia, agar anak - anak kita kedepannya terutama di daerah yang sangat mengharapkan makan bergizi gratis.Kita bisa melihat, berapa banyak yang dilibatkan oleh program MBG, selain UMKM , pedagang, petani, peternak, nelayan dan lain - lainnya.
MBG ternyata mampu mendorong meningkatnya taraf ekonomi yang berdampak dengan peningkatan taraf hidup masyarakat yang lebih baik.Begitu juga adanya program MBG, telah membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.Berapa juta yang menjadi relawan, berapa puluh ribu sarjana - sarjana yang dipercaya sebagai ahli gizi, akuntan dan kepala dapur setiap daerah. " Pungkas Tan Ngi Hing. ( za/mp )















