Breaking News
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
Seorang Pria Tak Dikenal Tenggelam di Sungai Cisadane, Kini Masih Dicari

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Seorang pria tak dikenal dilaporkan jatuh tenggelam di sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten pada hari Senin, (14/3/2022). Hingga kini Tim SAR masih mencari keberadaan jasad korban. “Kemarin itu ada satu orang terjatuh dari atas jembatan, kemudian hilang. Untuk data korban sendiri kita masih belum ada yang tau," ujar Komandan Tim Basarnas (Badan SAR Nasional) Jakarta, Sahat Parulian, Selasa (15/3/2022). Sahat menjelaskan kejadian tersebut bermula sekitar pukul 16:00 WIB. Ada 3 orang saksi mata yang kini sudah diperiksa oleh pihak kepolisian, namun masih belum ada data yang jelas mengenai identitas korban. Laporan warga diterima oleh Tim Basarnas tidak lama setelah korban terjatuh, dan proses pencarian dimulai pada jam 8 malam, kemarin, Senin (14/3/2022). "Hingga saat ini korban masih belum ditemukan," ucap Sahat. Sebanyak puluhan personil SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan dibagi menjadi 3 kru. Di antaranya, kru penyelam, perahu karet, dan darat. Proses pencarian ini juga melibatkan pihak kepolisian, Koramil (Komando Rayon Militer), dan dari berbagai organisasi relawan lainnya. "Untuk pencarian hingga siang ini (Selasa) sudah sampai Pintu Air 10, nanti setelah istirahat kita akan lanjut lagi memperluas pencarian sampai dengan bawah Pintu Air 10 masih terus lanjut lagi," tutur Sahat. Lantaran air kiriman dari Bogor membuat arus sungai di Cisadane menjadi deras, sehingga menghambat pencarian. "Karena arus yang deras kita harus menentukan lagi titik penyelaman yang akan dilakukan, dan memperkirakan pergeseran dari si korban", ujar Sahat.(Ros Naila/Kinanti Kayla/Ananda Fiky)


.jpg)













