Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Seorang Pria Tak Dikenal Tenggelam di Sungai Cisadane, Kini Masih Dicari

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Seorang pria tak dikenal dilaporkan jatuh tenggelam di sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten pada hari Senin, (14/3/2022). Hingga kini Tim SAR masih mencari keberadaan jasad korban. “Kemarin itu ada satu orang terjatuh dari atas jembatan, kemudian hilang. Untuk data korban sendiri kita masih belum ada yang tau," ujar Komandan Tim Basarnas (Badan SAR Nasional) Jakarta, Sahat Parulian, Selasa (15/3/2022). Sahat menjelaskan kejadian tersebut bermula sekitar pukul 16:00 WIB. Ada 3 orang saksi mata yang kini sudah diperiksa oleh pihak kepolisian, namun masih belum ada data yang jelas mengenai identitas korban. Laporan warga diterima oleh Tim Basarnas tidak lama setelah korban terjatuh, dan proses pencarian dimulai pada jam 8 malam, kemarin, Senin (14/3/2022). "Hingga saat ini korban masih belum ditemukan," ucap Sahat. Sebanyak puluhan personil SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan dibagi menjadi 3 kru. Di antaranya, kru penyelam, perahu karet, dan darat. Proses pencarian ini juga melibatkan pihak kepolisian, Koramil (Komando Rayon Militer), dan dari berbagai organisasi relawan lainnya. "Untuk pencarian hingga siang ini (Selasa) sudah sampai Pintu Air 10, nanti setelah istirahat kita akan lanjut lagi memperluas pencarian sampai dengan bawah Pintu Air 10 masih terus lanjut lagi," tutur Sahat. Lantaran air kiriman dari Bogor membuat arus sungai di Cisadane menjadi deras, sehingga menghambat pencarian. "Karena arus yang deras kita harus menentukan lagi titik penyelaman yang akan dilakukan, dan memperkirakan pergeseran dari si korban", ujar Sahat.(Ros Naila/Kinanti Kayla/Ananda Fiky)


.jpg)














