- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
Sekda Izul Marom Dampingi Mensos Risma Santuni Korban Kanjuruhan Warga Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Sekda Izul Marom Dampingi Mensos Risma Santuni Korban Kanjuruhan Warga Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pasca tragedi rusuh di Stadion Kanjuruhan Malang,
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini melakukan kunjungan dan sekaligus memberikan bantuan kepada ahli waris suporter Blitar yang meninggal dunia. Penyerahan bantuan siang itu dipusatkan di Kantor Kecamatan Garum, pada Sabtu (08/10/22).

Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
"Ini kita sisir, kemarin kita ke Malang terus hari ini ke Tulungagung dan Blitar, Insyaallah nanti kita juga akan ke Pasuruan dan Probolinggo," ungkap Risma
Saat di Blitar, Menteri Sosial juga sempat bertemu muka dengan keluarga korban yang ternyata meninggalkan seorang anak yang masih balita, yakni warga Sidodadi Kecamatan Garum, saat berdialog Risma berjanji Kemensos akan membantu memasukkan data agar anak korban yang kini menjadi yatim itu, dan kedepannya anak almarhum tersebut akan mendapatkan bantuan sosial setiap bulannya.
"Nanti kita akan bantu memasukkan data agar anak ini nanti bisa menerima bantuan sosial setiap bulannya," tuturnya.

Sementara itu Izul Marom Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar yang juga mendampingi Mensos Risma, pihaknya juga menjelaskan, selain 5 orang korban meninggal dunia, saat ini juga masih ada warga Kabupaten Blitar yang masih menjalani perawatan intensif di RS. Saiful Anwar Malang.
"Ada 5 orang warga Kabupaten Blitar, dan ada yang saat ini masih dirawat di RSSA dua orang. Awalnya kondisinya kritis namun sekarang kondisinya sudah membaik. Kemudian yang luka ringan ada 11 orang," jelas Izul.
Untuk perawatan korban luka ringan, lanjut Izul, masalah biaya semua ditanggung Pemkab Blitar.
"Kalau ada perawatan lanjutan semua ditanggung Pemkab, begitu ada kabar ada warga Kabupaten Blitar yang jadi korban, Pemkab Blitar bergerak cepat menjemput warga yang meninggal dan luka-luka, bersama Tagana,"pungkasnya. (za/mp)














