- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
Satgas Pangan Polres Blitar Kota: Stok Aman, Harga Beras Mulai Turun Masyarakat Jangan Panik

Keterangan Gambar : Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Blitar Kota terus lakukan pengecek langsung harga sembako
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Menjawab keluhan masyarakat terkait kenaikan harga bahan pokok jelang bulan suci Ramadan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Blitar Kota terus lakukan pengecek langsung harga sembako, terutama beras di wilayah Kota Blitar.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K melalu Kanit Pideksus, Iptu Yuno Sukaito mengatakan, berdasarkan hasi pemantauan hari ini (29/2/2024) menunjukan adanya penurunan harga beras di wilayah Kota Blitar.
“Untuk harga beras di wilayah Kota Blitar sudah terjadi penurunan. Seperti beras premium merk Koi dari harga Rp 15.200 turun menjadi Rp 14.920 per kilogram. Beras merk teduh dari harga semula Rp 15.200 turun menjadi Rp 15.000 per kilogram. Untuk harga beras medium, beras SPHP dari bulog masih sesuai HET Rp 10.900 per kilogram," jelasnya.
Baca Lainnya :
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
Ia menyebut, pantauan harga beras tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya penimbunan beras. Atau permainan harga beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog.
"Dari hasil pantauan yang dilakukan saat ini pasokan beras berjalan normal. Kami pastikan persedian bahan kebutuhan pokok, beras masih cukup aman," ungkap Iptu Yuno.
Pihaknya menilai tidak ada terjadi kelangkaan beras. Selain itu, pasokan beras SPHP dari Bulog juga masih mencukupi.
"Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa stok beras masih aman, tidak perlu panik (panic buying). Apalagi menjelang puasa banyak kegiatan masyarakat," tandasnya. ** (za/mp)


.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)







