- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Satgas Pangan Polres Blitar Kota: Stok Aman, Harga Beras Mulai Turun Masyarakat Jangan Panik

Keterangan Gambar : Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Blitar Kota terus lakukan pengecek langsung harga sembako
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Menjawab keluhan masyarakat terkait kenaikan harga bahan pokok jelang bulan suci Ramadan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Blitar Kota terus lakukan pengecek langsung harga sembako, terutama beras di wilayah Kota Blitar.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K melalu Kanit Pideksus, Iptu Yuno Sukaito mengatakan, berdasarkan hasi pemantauan hari ini (29/2/2024) menunjukan adanya penurunan harga beras di wilayah Kota Blitar.
“Untuk harga beras di wilayah Kota Blitar sudah terjadi penurunan. Seperti beras premium merk Koi dari harga Rp 15.200 turun menjadi Rp 14.920 per kilogram. Beras merk teduh dari harga semula Rp 15.200 turun menjadi Rp 15.000 per kilogram. Untuk harga beras medium, beras SPHP dari bulog masih sesuai HET Rp 10.900 per kilogram," jelasnya.
Baca Lainnya :
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
Ia menyebut, pantauan harga beras tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya penimbunan beras. Atau permainan harga beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog.
"Dari hasil pantauan yang dilakukan saat ini pasokan beras berjalan normal. Kami pastikan persedian bahan kebutuhan pokok, beras masih cukup aman," ungkap Iptu Yuno.
Pihaknya menilai tidak ada terjadi kelangkaan beras. Selain itu, pasokan beras SPHP dari Bulog juga masih mencukupi.
"Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa stok beras masih aman, tidak perlu panik (panic buying). Apalagi menjelang puasa banyak kegiatan masyarakat," tandasnya. ** (za/mp)
















