- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
Sambut Kedatangan Bhikkhu Thudong, Plt. Wali Kota Bekasi Beri Apresiasi dan Dukungan

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Bekasi - Perayaan Waisak Tahun 2023 yang akan diperingati pada tanggal 4 Juni 2023 tahun ini di warnai dengan kedatangan para puluhan bhikkhu yang akan berjalan kaki menuju Candi Borobudur. Hal itu dilakukan dalam rangka Ritual Thudong menyambut Hari Raya Waisak 2023.
Kota Bekasi tepatnya di Wihara Buddha Dharma menjadi salah satu tujuan yang didatangi oleh seluruh Bhikkhu Sangha yang berasal dari 4 Negara yaitu Thailand, Singapura, Malaysia dan Indonesia.
Plt. Wali Kota Bekasi menyambut kedatangan Bhikkhu dan merasa bangga karena Kota Bekasi telah dipilih menjadi tempat persinggahan para Bhikku dalam melakukan perjalanan sebelum nantinya akan berujung di Candi Borobudur.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
"Pemerintah sangat mengapresiasi dan memberi dukungan mudah-mudahan ini akan menjadi suatu kebaikan pada masyarakat Kota Bekasi. Dukungan yang diberikan dengan memberi fasilitas dan kesempatan untuk bermalam untuk meditasi, dan hari ini akan akan diadakan pelepasan setelah beristirahat sampai di karawang" ujar Tri
"Saya kira toleransi di Kota Bekasi sudah menjadi nafas kehidupan dan menjadi satu sikap perilaku, jadi bukan sesuatu yang harus diciptakan tetapi ini sudah menjadi turun menurun bahwa memang pada dasarnya warga masyarakat Kota Bekasi sangat dan bisa menerima perbedaan yang ada, Pemerintah hanya tinggal mengeloborasi memberikan kesempatan untuk memotivasi kepada seluruh anak bangsa yang ada di kota Bekasi utk kemudian mereka bisa melaksanakan tidak saja ibadah tetapi kegiatan kegamaan lainnya yang sudah ditentukan tentunya" tandasnya
Tri menambahkan juga telah mempunyai konsep dan sudah tersedianya tanah kurang lebih 2 hektar di Mustikajaya, dan akan membangun satu tempat rumah ibadah yang merepresentasikan agama yang ada dan berkembang tumbuh di Kota Bekasi seperti Masjid, Gereja , Klenteng, Wihara.
Terakhir, Tri berharap dapat terus mencengkramkan satu bentuk toleransi, bahwa umat bisa bersama-sama melaksanakan ibadah pada tempat yang sama dan mungkin dengan waktu yang bersamaan.** (Saipul maulana)

















