- Demi Keselamatan Siswa, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai Besok
- PDI-P Soroti Pentingnya PAD sebagai Pilar Pembangunan Berkelanjutan
- PDI-P Dorong Pariwisata Lokal Diperkuat dengan Infrastruktur dan SDM
- PDI Perjuangan Minta Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Diperkuat
- Fraksi Demokrat Soroti Optimalisasi PAD dan Prioritas Belanja APBD 2026
- Fraksi Demokrat Sampaikan Pandangan Umum atas Perubahan APBD Barito Utara 2026
- Fraksi PKB Siap Bahas Raperda Perubahan APBD Barito Utara 2026
- Fraksi PKB Minta Perubahan APBD 2026 Perkuat Penanganan Karhutla
- PKB Minta Perubahan APBD Barito Utara 2026 Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
- Bank Jakarta Raih Corporate Secretary Champion 2026
Sambut Kedatangan Bhikkhu Thudong, Plt. Wali Kota Bekasi Beri Apresiasi dan Dukungan

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Bekasi - Perayaan Waisak Tahun 2023 yang akan diperingati pada tanggal 4 Juni 2023 tahun ini di warnai dengan kedatangan para puluhan bhikkhu yang akan berjalan kaki menuju Candi Borobudur. Hal itu dilakukan dalam rangka Ritual Thudong menyambut Hari Raya Waisak 2023.
Kota Bekasi tepatnya di Wihara Buddha Dharma menjadi salah satu tujuan yang didatangi oleh seluruh Bhikkhu Sangha yang berasal dari 4 Negara yaitu Thailand, Singapura, Malaysia dan Indonesia.
Plt. Wali Kota Bekasi menyambut kedatangan Bhikkhu dan merasa bangga karena Kota Bekasi telah dipilih menjadi tempat persinggahan para Bhikku dalam melakukan perjalanan sebelum nantinya akan berujung di Candi Borobudur.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Pastikan Jalan Payung-Sadarehe Capai 80 Persen
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tak Dirumahkan
- Polres Majalengka Gaspol Edukasi AI, 102 Siswa SMKN 1 Maja Dibekali Literasi Digital
- KKN Unma Berakhir, Desa Mekarjaya Didorong Lanjutkan Program Pemberdayaan
- KKN Unma Bongkar Jalan Baru UMKM Mekarjaya Merebut Pasar Digital
"Pemerintah sangat mengapresiasi dan memberi dukungan mudah-mudahan ini akan menjadi suatu kebaikan pada masyarakat Kota Bekasi. Dukungan yang diberikan dengan memberi fasilitas dan kesempatan untuk bermalam untuk meditasi, dan hari ini akan akan diadakan pelepasan setelah beristirahat sampai di karawang" ujar Tri
"Saya kira toleransi di Kota Bekasi sudah menjadi nafas kehidupan dan menjadi satu sikap perilaku, jadi bukan sesuatu yang harus diciptakan tetapi ini sudah menjadi turun menurun bahwa memang pada dasarnya warga masyarakat Kota Bekasi sangat dan bisa menerima perbedaan yang ada, Pemerintah hanya tinggal mengeloborasi memberikan kesempatan untuk memotivasi kepada seluruh anak bangsa yang ada di kota Bekasi utk kemudian mereka bisa melaksanakan tidak saja ibadah tetapi kegiatan kegamaan lainnya yang sudah ditentukan tentunya" tandasnya
Tri menambahkan juga telah mempunyai konsep dan sudah tersedianya tanah kurang lebih 2 hektar di Mustikajaya, dan akan membangun satu tempat rumah ibadah yang merepresentasikan agama yang ada dan berkembang tumbuh di Kota Bekasi seperti Masjid, Gereja , Klenteng, Wihara.
Terakhir, Tri berharap dapat terus mencengkramkan satu bentuk toleransi, bahwa umat bisa bersama-sama melaksanakan ibadah pada tempat yang sama dan mungkin dengan waktu yang bersamaan.** (Saipul maulana)
















