RAT Perdana Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar Minta Pemerintah Atasi Kemelut Mahalnya Pakan Agar Peternak Tidak Gulung Tikar

By Sigit 04 Feb 2024, 15:56:13 WIB Jawa Timur
RAT Perdana Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar Minta Pemerintah Atasi Kemelut Mahalnya Pakan Agar Peternak Tidak Gulung Tikar

Keterangan Gambar : Balai Desa Duren Talun menggelar acara RAT Perdana yang dihadiri oleh Ketua Dekopinda Kabupaten Blitar Dra. Tuti Komaryati.


MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebuah lembaga koperasi di Blitar timur yakni Koperasi Berkah Telur Blitar merupakan wadah bagi peternak rakyat dan pelaku UMKM berbasis peternakan yang beranggotakan sebagian besar professional muda yang sarjana di bidangnya, pada Minggu (04/02/24) di Balai Desa Duren Talun menggelar acara RAT Perdana yang dihadiri oleh Ketua Dekopinda Kabupaten Blitar Dra. Tuti Komaryati.

Ketua Kopearasi BerkahTelur Blitar Yesi Yuni Astuti kepada wartawan menyampaikan, Koperasi binaan ini anggota yang tergabung terdiri dari peternak ayam petelur, peternak kambing/domba, peternak ikan dan UMKM produsen pangan.

Yesi Yuni Astuti menyampaikan latar latar belakang yang menginisiasi pertama kali muncul ide untuk membuat wadah legal formal di kawasan Blitar timur sebagai wadah peternak rakyat itu pada bulan September 2021.

Baca Lainnya :

"Tapi baru tangga l 8 Juli 2023 tercapailah kesepakatan untuk membuat sebuah wadah berbentuk koperasi. Tanggal 23 Juli 2023 terbit akta dari Kemenkumham dan 2 September 2023 koperasi Berkah Telur Blitar di launching oleh bapak direktur SPHP Badan Pangan Nasional," ungkap Yesi.

Ditengah perjalanan organisasi ini ibarat pepatah mengatakan sekali layar berkembang pantang disurutkan, 4 bulan beroperasi, Alhamdulillah per 31 Desember 2023 koperasi Berkah Telur Blitar bisa membuat Laporan pertanggung jawaban pengurus. pengawas tahun buku 2023 dan rencana kerja & rencana anggaran belanja tahun buku 2024.

Dan hari ini kami kami adakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai wujud pertanggung jawaban pengurus pada semua anggota. Di agenda hari ini RAT tahun buku 2023 kami manfaatkan juga untuk rapat koordinasi bagi para anggota dalam menghadapi situasi yang sulit saat ini, yaitu harga pakan yang terus naik dan harga telur yang masih di bawah HPP. Sudah 2 bulan lebih jagung harganya jauh diatas HPP normal.

"Harga jagung terahir 9300 rupiah dan harga telur jauh dibawah HPP normal (harga terendah menyentuh 21.000). tentu hal in adalah masa-masa sulit bagi peternak rakyat. Semoga ke depan ada kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang strategis yang bisa cepat mengcover peternak rakyat di kala sulit," tuturnya

Pada saat itu bidang ekonomi koperasi Berkah Telur Blitar yang terdiri dari divisi telur, divisi pakan/jagung, divisi ruminansia, divisi perikanan, divisi pangan dan olahan, masing - masing memaparkan rencana kerja untuk satu tahun ke depan.

"Semoga dengan adanya Rapat Anggota Tahunan ini dan rapat koordinasi anggota koperasi BERKAH TELUR BLITAR ini, teman-teman peternak kecil mikro ini tetap semangat dalam menjalani usahanya walaupun saat in adalah masa-masa yang amat sulit bagi peternak. Blitar.

Tuti Komaryati yang juga sebagai dewan pembina dan sekaligus sebagai pembina Koperasi Berkah Telur Blitar, mengajak agar peternak tetap bersemangat meski sekarang terhimpit pakan yang makin mahal dan harga telur di bawah HPP, " Dalam berusaha kita jangan patah arang, alhamdulilah koperasi  Berkah Telur Blitar masih mampu bertahan dalam masa sulit.

Tuti juga sangat mengapresiasi kegigihan anggaota koperasi ini hingga mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana untuk anggotanya, Tuti yang selama ini getol memperjuangkan nasib anggota koperasi, akan tetap eksis memperjuangkan nasib peternak di Kabupaten Blitar terlebih Koperasi Berkah Telur Blitar.

"Kami sangat prihatin dengan nasib peternak ayam petelur, bersama sama mari kita bersemangat berjuang. Kami juga tetap mendesak agar Pemerintah daerah, Provinsi dan Pusat memperhatikan nasib petani rakyat,"ungkap Tuti.

Dilain sisi Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar Yesi Yuni Astuti kepada wartawan menyampaikan pesan penting, yakni Pemerintah harus bijaksana memikirkan nasib peternak kecil, menyiapkan regulasi ketersediaan pakan secara menyeluruh.

"Outputnya kami sebagai peternak rakyat sudah terhimpit, menjerit dan berdarah darah, mohon pemerintah mengambil sikap tegas,"harapnya.(za/mp)




  • Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan

    🕔15:24:06, 29 Jun 2026
  • Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju

    🕔12:55:43, 28 Jun 2026
  • Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar

    🕔13:11:16, 25 Jun 2026
  • Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha

    🕔13:11:23, 24 Jun 2026
  • Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis

    🕔21:37:11, 24 Jun 2026