- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
PSSI Jangan Ikut Terlibat Politik, Fokus Pada Prestasi Sepakbola Nasional Saja.
\"Saya mensinyalir statemen PSSI itu by order kepentingan politik loka

Keterangan Gambar : Agung Nugroho Ketua Nasional Rekan Indonesia
MEGAPOLITANPOS.COM: Pernyataan PSSI yang menyatakan stadion Jakarta Internasional Stadion (JIS) tidak memenuhi standar FIFA sehingga membatalkan rencana pertandingan persahabatan dengan timnas Curacao di nilai syarat kepentingan politik.
Hal ini disampaikan oleh aktivis 98, Agung Nugroho dalam siaran persnya pagi ini (11/9) di Jakarta. Agung menyebutkan bahwa PSSI sebagai lembaga yang menaungi olahraga sepakbola seharusnya dapat menghindar dari kepentingan politik yang memanfaatkan PSSI dalam rangka menurunkan citra Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI.
"Saya mensinyalir statemen PSSI itu by order kepentingan politik lokal, tujuannya untuk menjegal Anies Baswedan dalam bursa capres 2024" tegas Agung.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
Agung menyayangkan jika PSSI yang ikut-ikutan terlibat dalam kepentingan politik satu kelompok dalam persaingan pilpres 2024. Hal ini akan menegasikan tujuan didirikannya PSSI, yang pada awal didirikan bertujuan sebagai alat pemersatu bangsa dan menjadi garda depan dalam membawa jatidiri bangsa dihadapan internasional, justru menjadi alat pemecah persatuan bangsa.
"Seharusnya PSSI fokus pada pencapaian prestasi sepakbola nasional, jangan justru melibatkan diri dalam kepentingan politik kelompok yang sedang bersaing jelang pilpres 2024" tambah Agung.
Statemen PSSI yang menyatakan stadion JIS tidak standar FIFA adalah hal yang aneh, karena club Barcelona dan Athletico Madrid yang berlaga dalam Indonesian Youth Championship (IYC) 2021 justru memuji stadion JIS mulai dari fasilitas, rumput sampai kemegahannya.
"Tanpa meremehkan penilaian PSSI, jadi agak aneh kalau klub kelas dunia seperti Barcelona dan Athletico Madrid saja memuji JIS, jika tidak standar FIFA sudah pasti akan dapat keluhan" ungkap Agung yang juga ketua nasional Rekan Indonesia.
Dalam panduan FIFA tahun 2007 yang berjudul Football Stadiums - Technical recommendations and requirements. FIFA mensyaratkan standar sebuah stadion layak digunakan sebagai tempat pertandingan piala dunia yaitu Pra-konstruksi, Keamanan, Parkir, Lapangan, Area Pemain dan Ofisial, Penonton, Fasilitas Pendukung, Media, Pencahayaan dan Sumber Energi, hingga Arena Komunikasi.
Dan semua itu sudah terpenuhi di stadion JIS, bahkan pada saat perencanaan stadion JIS, didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan.
"Bahkan setahu saya JIS dirancang oleh konsultan asal Inggris, konsultan perencana dari Inggris yang memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion-stadion sepak bola modern di Liga Inggris, seperti Tottenham Hotspurs Stadium" papar Agung.
Selain itu JIS juga memenuhi syarat lain yang menjadi standar FIFA yaitu memiliki konsepGo Green, dimana diterapkan dalam fasilitas lahan parkir dan selain itu juga memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan. Salah satunya stadion direkomendasikan agar terintegrasi dengan sarana transportasi publik.




.jpg)












