- Lima Poin Penting Bupati Dalam Rakor Camat dan Kepala Puskesmas se Barito Utara
- Demi Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam.
- Kejar Target 11 Program Unggulan dan 12 Prioritas, Bupati Minta Jajaran Bergerak Cepat
- Puncak Hari Santri Nasional 2026 di Kab Tangerang Berlangsung Meriah.
- Catat Kinerja Positif Pada Semester 1-2026, JAPFA Perkuat Fondasi Pertumbuhan melalui Inovasi dan Efisiensi
- Kajari Kota Tangerang Sebut Pemberitaan Panti Pijat Mawar Bodas Ngaco.
- Majalengka Creative Festival 2026 Dorong UMKM Perluas Pasar
- Suswati : Hari Santri Nasional Bagian Intergral Wujudkan Generasi Muda yang Akhlaqul Kharimah.
- Danramil 01/Tgr Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026.
- Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan.
Kejar Target 11 Program Unggulan dan 12 Prioritas, Bupati Minta Jajaran Bergerak Cepat

MEGAPOLITANPOS COM - Muara Teweh - Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah peningkatan rumah sakit dari tipe C menjadi tipe B. Namun, rencana tersebut memerlukan dukungan rumah sakit penyangga minimal tipe D yang akan dibangun di Kecamatan Gunung Timang, tepatnya di wilayah Kandui.
Baca Lainnya :
- Lima Poin Penting Bupati Dalam Rakor Camat dan Kepala Puskesmas se Barito Utara
- Demi Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam.
- Kejar Target 11 Program Unggulan dan 12 Prioritas, Bupati Minta Jajaran Bergerak Cepat
- Puncak Hari Santri Nasional 2026 di Kab Tangerang Berlangsung Meriah.
- Catat Kinerja Positif Pada Semester 1-2026, JAPFA Perkuat Fondasi Pertumbuhan melalui Inovasi dan Efisiensi
Hal itu disampaikan Shalahuddin saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie, Sekretaris Daerah Muhlis, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), seluruh camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Barito Utara.
Dalam arahannya, Bupati meminta Camat Gunung Timang berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan lokasi pembangunan rumah sakit penyangga memenuhi persyaratan.
Lokasi yang dipilih, kata dia, harus strategis, dekat dengan kawasan permukiman masyarakat, serta tidak berada di dalam kawasan hutan.
“Saya minta Camat Gunung Timang bekerja sama dengan PUPR untuk memastikan lokasi yang tepat dan strategis, dekat dengan permukiman masyarakat, serta tidak termasuk kawasan hutan,” tegasnya.
Menurut Shalahuddin, pengembangan fasilitas kesehatan harus diiringi dengan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit maupun puskesmas. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik dan mudah dijangkau.
Selain sektor kesehatan, Bupati juga mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah dan camat agar mempercepat penyelesaian program kerja menjelang akhir tahun anggaran.
Ia menargetkan seluruh laporan rampung paling lambat 20 Desember sehingga dapat segera masuk dalam tahapan pembahasan. Karena itu, masukan dari kepala dinas maupun camat dinilai penting agar program dan kebutuhan masing-masing wilayah tidak terlewatkan.
“Saya berharap masukan dari kepala dinas maupun camat agar apa yang menjadi program di daerah masing-masing tidak ada yang tertinggal dalam pembahasan nanti. Jika ada yang kurang sempurna, mari kita sempurnakan bersama,” ujarnya.
Shalahuddin mengingatkan bahwa waktu untuk mewujudkan visi dan misi kepemimpinan bersama Wakil Bupati Felix Sonadie terbatas. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah daerah diminta bekerja lebih cepat, terarah, dan bertanggung jawab.
“Kita ini bekerja dibatasi oleh waktu. Waktu yang tersisa hanya sekitar empat atau lima tahun. Kalau kita lambat bekerja, tujuan tidak akan tercapai,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah telah berkomitmen kepada masyarakat untuk merealisasikan 11 program unggulan dan 12 program prioritas.
Seluruh program tersebut harus diarahkan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke wilayah kecamatan dan desa.
“Target kita, semua masyarakat dapat merasakan pembangunan dan merasakan bahwa pemerintah betul-betul hadir di tengah-tengah mereka,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti sektor pendidikan yang menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Ia menegaskan, tidak boleh ada anak di Barito Utara yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan karena alasan biaya.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menjalankan berbagai bentuk dukungan pendidikan, mulai dari bantuan bagi siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, serta beasiswa bagi mahasiswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Ia juga menyebutkan bahwa program SIPINTAR telah menjangkau hampir 20 ribu siswa pada jenjang SD dan SMP, dengan capaian yang disebutnya telah mendekati 100 persen.
“Tidak ada alasan masyarakat Barito Utara tidak bersekolah. Pendidikan harus menjadi kesempatan bagi semua anak, bukan hanya bagi mereka yang mampu secara ekonomi,” ujarnya.
Bupati berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat memastikan program pendidikan tersebut terlaksana dengan baik sehingga tidak ada anak yang terhambat mengenyam pendidikan akibat keterbatasan biaya.
Dia mengajak seluruh camat, kepala puskesmas, kepala perangkat daerah, dan jajaran terkait untuk memperkuat koordinasi serta menyatukan langkah dalam menjalankan pembangunan.
Ia juga menekankan pentingnya kerja yang cepat, tepat, aman, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan agar setiap program pemerintah daerah memberikan hasil nyata bagi masyarakat Barito Utara.
(Dd)






.jpg)






