- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Potensi Banjir Rob Jakarta, PSI Minta Pemprov DKI Siagakan Pompa dan Evakuasi Warga Terdampak

Keterangan Gambar : Ketua Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta,- Ketua Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo meminta Pemprov DKI guna memastikan kesiapan menghadapi potensi banjir pesisir (ROB) yang pada 3-10 Januari 2023 sebagaimana disampaikan Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG).
"Kita harus bersiap menghadapi prediksi ini dengan memastikan genangan bisa sesegera mungkin kering dan meminimalisir dampak kepada masyarakat dengan bantuan yang diperlukan,"kata, Ara, sapaan akrab Anggara.
Ara tak ingin ada kasus pompa air yang tidak berfungsi saat dibutuhkan.
Baca Lainnya :
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
"Pernah ada kejadian pompa justru tidak berfungsi saat air tiba. Ada baiknya dilakukan inspeksi menyeluruh kesiapan pompa segera untuk memastikan kesiapannya," tambahnya.
Terkait dengan langkah evakuasi, Ara meminta kebutuhan dasar serta tempat pengungsian dapat tersedia di titik-titik rawan banjir.
"Setidaknya kebutuhan pangan dan sanitasi dapat dengan cepat diterima masyarakat terdampak banjir. Tempat evakuasi juga harus ramah bagi anak-anak dan lansia," tutup, Ara. ** (Johan)




.jpg)











