- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- PT Dua Kuda Indonesia Yakin Bangkit, Kepailitan Dinilai Hambat Operasional Bukan Prospek Bisnis
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
Politisi PKB, Kiai Maman Harap Tahun Depan Pelayanan Haji Harus Lebih Profesional dan Manusiawi

MEGAPOLITANPOS.COM MINA, MAKKAH - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq bersama pimpinan DPR Sufmi Dasco, serta para Anggota DPR RI lainnya Rano Al Fath, Husni, serta Abdul Wahid, memantau secara langsung tenda-tenda jemaah haji asal Indonesia di Mina.
Di sana, politisi asal PKB itu menemukan beberapa catatan seperti tenda-tenda yang penuh sesak akibat over capacity, bahkan sebagian tempat tidur diisi 2 sampai 3 orang sehingga beberapa jemaah memilih tidur di luar.

Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Tak hanya itu, beberapa toilet juga ditemukannya tidak berfungsi dengan baik. Bahkan sampai membuat ada seorang jemaah pingsan karena terlalu lama antre dan berdiri. Termasuk insiden bocornya saluran limbah yang menimbulkan bau menyengat dan mengotori sekitar.
"Yang ketiga banyak sekali orang tua yang kepanasan dan juga menderita penyakit lain sehingga perlu penanganan yang serius," kata Kiai Maman kepada media, Kamis (29/08/2023).

Catatan lain yang bakal dievaluasi, imbuh Politisi PKB itu, soal pola koordinasi dan komunikasi antar petugas yang belum kelihatan profesional. Ia pun berharap pelayanan haji di tahun yang akan datang dapat dilakukan lebih profesional dan manusiawi.
Kiai Maman pun memastikan temuan ini menjadi catatan tim pengawas haji pada saat rapat evaluasi nanti. Ia berharap kejadian serupa tak kembali terjadi pada musim-musim haji mendatang.
Meski begitu, menurut Kiai Maman, secara keseluruhan, Kementerian Agama dan para petugas haji telah bekerja keras melayani jamaah. Namun perbaikan ke depannya agar pelayanan semakin memadai, dibutuhkan tambahan petugas yang lebih banyak sesuai rasio ideal jamaah haji dan mau bekerja secara profesional dan ikhlas. ** (Agit)


.jpg)
.jpg)













