- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Hari Pramuka ke-65, Dandim 0506/Tgr Hadiri Upacara Kwarcab Tangsel.
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Polemik Anggaran Mobdin, Wakil Walikota Blitar Alihkan Menjadi Mobil Siaga Hamil

Keterangan Gambar : Mobdin Wakil Walikota Blitar yang dialihkan untuk mobil siaga ibu ibu hamil
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar – Wakil Walikota Blitar mempersembahkan mobil dinas untuk ibu-ibu.
"Ini untuk Panjenengan ibu - ibu agar di gunakan sebagai mobil siaga mengantarkan ibu hamil ke rumah sakit saat mau melahirkan," hal itu diungkapkan Elim Tyu Samba di kediaman rumah dinas Wakil Walikota di jalan Pahlawan.
Baca Lainnya :
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
Elim Tyu Samba, juga mempersilahkan mengecek harga mobil tersebut kalau masyarakat berkeinginan mengetahui berapa harga mobil, bahkan Dia juga memberikan tanggapan tegas terkait polemik anggaran mobil dinas pejabat daerah.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Rumah Dinas, Jumat lalu Elim mengungkapkan bahwa mobil dinas yang telah dibeli melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan dikembalikan dan dialokasikan untuk kepentingan masyarakat, khususnya ibu hamil.
“Mobil dinas ini sudah dibeli, tetapi saya merasa tidak etis jika anggaran tersebut tidak dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih besar. Oleh karena itu, saya kembalikan dan persembahkan untuk program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” kata Elim Tyu Samba.
Polemik ini muncul setelah adanya kenaikan anggaran rumah tangga sebesar Rp3,29 miliar, yang sebelumnya diisukan untuk pembelian mobil dinas wakil wali kota.

“Mohon maaf, karena saya tidak dilibatkan saat penganggaran, jadi mohon ditanyakan kepada pihak yang menganggarkan,” ujarnya.
Sementara itu, harga mobil Pajero Sport Dakar Ultimate di pasaran hanya sekitar Rp700 juta. Ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terkait sisa anggaran sebesar Rp2,5 miliar.
Sebagai langkah konkret untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Elim meluncurkan program “Mobil AG 2 Siaga Bumil.” Program ini bertujuan menyediakan layanan transportasi gratis 24 jam bagi ibu hamil di wilayah Kota Blitar.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap ibu hamil mendapatkan akses transportasi yang aman dan nyaman. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung kesehatan ibu dan anak,” tambahnya.
Elim berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya layanan kesehatan bagi ibu hamil.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan generasi mendatang. Dengan adanya layanan ini, kami berharap dapat mengurangi angka risiko yang dihadapi ibu hamil,” tandasnya.
Dengan langkah ini, Elim berupaya mengubah stigma negatif terkait pengeluaran anggaran untuk mobil dinas, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap kebijakan yang kami ambil harus bermanfaat langsung bagi mereka,” tegasnya.
Melalui inisiatif ini, Elim Tyu Samba tidak hanya merespons tantangan publik, tetapi juga menciptakan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa mobil dinas, yang semula dipandang sebagai simbol kekuasaan, kini bertransformasi menjadi alat yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar.
“Sebagai pemimpin perempuan di Kota Blitar, saya ingin memberikan sentuhan lebih kepada perempuan, yaitu memuliakan ibu hamil melalui program ini,” pungkasnya. ( za/mp )


.jpg)

.jpg)





.jpg)





