- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
PLT Walikota Bekasi Terima Kunjungan Kerja Wakil Walikota Samarinda Bahas P3DN

Keterangan Gambar : Aparatur Pemerintah Kota Samarinda mengunjungi Pemerintah Kota Bekasi
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Bekasi - Aparatur Pemerintah Kota Samarinda mengunjungi Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka kunjungan kerja terkait Penghargaan Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN) di ruangan Command Centre Gedung 10 lantai Kantor Wali Kota Bekasi pada Kamis (04/05/2023).
Pimpinan rombongan sekaligus Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso menjelaskan maksud dan tujuan untuk studi banding terkait P3DN yang sudah diraih Kota Bekasi.
" Tujuan kedatangan kami untuk bersilaturahmi sekaligus belajar dari Kota Bekasi terkait P3DN karena mengetahui telah mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden terkait hal tersebut," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
Menurutnya, P3DN merupakan wujud kebanggaan terhadap produk sendiri yang dimana bisa digunakan untuk mengangkat produk usaha kecil dan menengah bisa bersaing dengan produk luar.
" P3DN bertujuan untuk menggerakkan ekonomi karena usaha kecil belum tentu memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh sebab itu apa saja langkah yang diambil dari Pemkot Bekasi untuk membantu para pengusaha dan tetap berjalan konsisten dalam memantau pergerakan P3DN untuk penanganan yang berkelanjutan," jelasnya.
Selanjutnya, bergantian memberikan sambutan Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memberikan apresiasi telah ditunjuk Kota Bekasi sebagai rujukan studi banding.

" Merupakan Suatu kebanggaan Bagi kota Bekasi dapat dikunjungi Pemkot Samarinda terkait P3DN salah satu tantangannya adalah terus memotivasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk terus menggunakan produk dalam negeri," katanya.
Menurutnya, selain P3DN harus murni, tidak boleh impor dan sudah termasuk dalam daftar e-Katalog. Untuk pencapaian sendiri, Kota Bekasi baru mencapai 76 persen tahun 2022 lalu.
"Nilai pencapaian tersebut diusahakan mencapai target 90 persen namun mengingat beberapa produk seperti obat-obatan contohnya masih membutuhkan produk luar masih membutuhkan waktu untuk tercapai," ungkapnya.
Beliau lantas menjelaskan langkah yang dilakukan dalam P3DN diantaranya mengawali dengan proses perencanaan dari awal untuk antisipasi agar upaya P3DN bisa berjalan optimal.

"Langkah yang diambil adalah membuat tim yang membuat akselerasi dan upaya sehingga bisa berjalan , dilanjutkan dengan berjalan secara berjenjang dan dievaluasi setiap Minggu, sebenarnya untuk Regulasi P3DN sendiri sudah ada dari pusat, selanjutnya tinggal upaya dari Pemkot untuk pengoptimalan seperti dibuatnya SOP P3DN di masing-masing kota," tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif, foto bersama, dan tukar menukar cinderamata antara Pemerintah Kota Bekasi dengan Pemerintah Kota Samarinda. ** (Saipul Maulana)

















