- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Dandim 0506/Tgr Pimpin Momen Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama.
PLN UID Jakarta Raya Sulap FABA Jadi Aset Bermanfaat Tinggi

MEGAPOLITANPOS.COM, JAKARTA-- PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyulap 3,3 ton limbah padat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menjadi bahan baku konstruksi 1 unit gardu distribusi listrik. Hasilnya, sangat krusial dalam penyaluran listrik dan membawa manfaat tinggi bagi pelanggan.

Baca Lainnya :
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Kemenkop dan PLN EPI Jalin Kerja Sama Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Koperasi
- UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya Goes to Korea Selatan: Produk Lokal Tembus Pasar Internasional
- Indonesia Pacu Transisi Energi Transportasi Lewat Biofuel dan Kendaraan Listrik
Poto: Proses pembangunan gardu distribusi listrik menggunakan limbah FABA
Limbah yang digunakan untuk konstruksi gardu distribusi listrik berupa FABA (Fly Ash dan Bottom Ash), yaitu limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batu bara pada PLTU. FABA berbentuk seperti abu vulkanik yang lebih halus diubah menjadi batako sebagai bahan bangunan. Limbah FABA yang digunakan oleh PLN UID Jakarta Raya ini berasal dari PLTU Lontar yang berlokasi di Tangerang, Banten.

Poto: Batako yang disulap dari limbah FABA (_Fly Ash dan Bottom Ash_), yaitu limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batu bara di PLTU Lontar
Limbah yang sebelumnya dinilai sebagai barang sisa kegiatan produksi yang tidak bernilai ekonomi, kini justru bisa menunjang pembangunan nasional dan menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Poto: Pembangunan gardu distribusi listrik telah rampung, petugas PLN melakukan pengecekan bangunan gedung gardu yang terbuat dari limbah FABA
FABA dapat dimanfaatkan untuk banyak hal seperti meningkatkan kelembapan (pH) tanah, mencegah abrasi di daerah pesisir pantai, menjadi pupuk tanaman, bahan campuran beton, bahan pengeras jalan, hingga pembuatan batako yang akhirnya digunakan untuk pembangunan gardu distribusi.

Poto: Petugas PLN dan petugas keamanan lingkungan setempat usai melakukan pengecekan gardu distribusi listrik
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran mengungkapkan bahwa PLN saat ini terus bertumbuh untuk menjalankan usaha ketengalistrikan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat dan lingkungan.
“Salah satunya kami gunakan limbah FABA ini untuk keperluan pembangunan gardu distribusi, sebuah aset PLN yang memiliki manfaat untuk pertumbuhan listrik Jakarta. Pemanfaatan FABA ini juga sejalan dengan misi pemerintah untuk mengurangi jejak karbon,” jelas Lasiran dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/3/2024).
Gardu distribusi listrik berfungsi untuk mengontrol proses penyaluran beban listrik ke pelanggan. Dalam gardu distribusi terdapat beberapa alat yaitu pemutus, penghubung, pengaman, serta transformator.
"Saat ini kami membangun 1 gardu percontohan dengan FABA dan gardu tersebut sudah beroperasi, selanjutnya akan ada lagi gardu-gardu lain yang dibangun menggunakan FABA," ungkap Lasiran.(Reporter: Achmad Sholeh).

.jpg)





.jpg)







