Breaking News
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
Percepat Pencairan DD Tahap I, Komisi I DPRD Barsel Sarankan DSPMD Belajar ke Kabupaten Tetangga

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng) Jarliansyah desak Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) setempat untuk mempercepat pencairan Dana Desa 2022. Untuk itu ia menyarakan belajar ke kabupaten tetangga. Hal ini disampaikannya kepada Megapolitanpos.com di ruang Komisi I DPRD setempat, Selasa (05/04/2022). “Kami Komisi I mengapresiasi kinerja DSPMD pada tahun ini sudah bisa memberi gajih setiap bulannya pada aparatur desa. Dengan begitu bisa meningkatkan kinerja mereka dalam melaksanakan tugas dan kewajiban selaku aparatur desa,” ungkapnya. Tidak hanya di situ saja Jarliansyah juga mendorong agar DSPMD bisa mempercepat proses pencairan DD tahap I. Mengingat dari informasi, kabupaten tetangga Barito Timur sudah pencairan pada awal bulan Maret tadi. Dan ia juga menyebut lambatnya proses pencairan keuangan DD tahap I tersebut, akan berimbas mundur juga proses pencairan DD tahap III. Bahkan terkadang hingga akhir Desember setiap tahunnya, sehingga hal ini selalu menjadi keluhan pihak Desa setiap tahunnya. Mengingat hal itu, pihaknya sarankan DSPMD agar mencari tahu apa akar permasalahannya. "Hal keterlambatan ini selalu menjadi momok di instansi ini. Imbasnya kepada masyarakat dan sangat berpengaruh pada pembangunan desa."Ia sarankan, kita belajar ke kabupaten tetangga Barito Timur. "Tidak perlu malu meskipun mereka masih muda, kalau itu demi kebaikan bersama kenapa tidak?!" (Ade/Red/MP).

















