- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
- Pimpin HUT ke-81 TNI, Prabowo Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
Perayaan HUT PDIP ke-52 Ajang Refleksi Partai, Histori Perjalanan Panjang PDI-P Seru Megawati

Keterangan Gambar : HUT PDI perjuangan ke 52 yang diikuti secara virtual di Kantor PDIP Kab Blitar.
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Dinamika historis sejarah perjalanan panjang PDI Perjuangan hingga usia ke 52 tetap sebagai cerminan partainya wong cilik, beranjak dari sejarah PNI bergabung dengan beberapa partai lainnya, seperti Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Partai Murba) dan IPKI.
Gabungan ini akhirnya membentuk Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 10 Januari 1973. Hal itu terungkap oleh Megawati Soekarno Putri saat berpidato pada HUT PDI perjuangan ke 52 yang diikuti secara virtual seluruh kader banteng moncong putih.
Tak terkecuali di Kantor DPC PDI Kabupaten Blitar yang juga dihadiri oleh Bupati terpilih Riyanto dan Beky Herdiyansyah wakil Bupati terpilih 2024 - 2029, juga seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan mendengarkan pidato Megawati di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar di Kanigoro.
Baca Lainnya :
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Pimpin HUT ke-81 TNI, Prabowo Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat
- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Pidato Ketua Umum kurang lebih tiga jam ini, Megawati banyak mengurai sejarah politik PDI Perjuangan dengan retorikanya seperti konflik internal yang terjadi sejak awal berdirinya PDI menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah partai ini. Ketegangan internal PDI berujung pada pemilihan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum meski ditentang pemerintah Orde Baru.
Krisis internal semakin memuncak pada 27 Juli 1996, dikenal dengan peristiwa Kudatuli, terjadi bentrokan. Meskipun mendapat tekanan besar, Megawati dan pendukungnya tetap memperjuangkan cita-cita reformasi dan demokrasi.
Peristiwa-peristiwa ini menjadi simbol keteguhan PDIP dalam memperjuangkan prinsip-prinsip yang diyakini. Meskipun penuh rintangan, mereka tetap berjuang.

Pada tahun 1999, PDIP resmi berganti nama menjadi PDIP Perjuangan sebagai respons terhadap perubahan politik pasca-reformasi. Nama baru ini mencerminkan komitmen PDIP untuk terus melanjutkan perjuangan dengan semangat yang lebih berani dan progresif.
Sebagai bentuk keberlanjutan perjuangan, PDIP terus menjalankan prinsip-prinsip yang telah ditanamkan sejak awal berdiri. Setiap HUT yang digelar menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan panjang dan menyemangati kader.
Rinanto yang juga selaku Ketua DPC PDI P Kabupaten Blitar memaknai peringatan HUT PDI P ke 52 sebagai tonggak eksistensi partainya wong cilik yang tegak lurus dengan pimpinan partai, guna mewujudkan Kabupaten Blitar lebih maju dan lebih sejahtera. ** (za/mp)

.jpg)

.jpg)

.jpg)



.jpg)






