- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Hari Santri, Kakanwil Kamenag Banten Silaturhami Ke Abuya Muhtadi.
- Hadiri Sosialisasi pembangunan Jembatan Lemo, Ketua DPRD Harapakan Dukungan Semua Pihak
- Polda Metro Ungkap Lima Perkara SDA dan Barang Bersubsidi, 12 Tersangka Diproses
- Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat.
- Kepala BNPB Letjen Kristomei Tinjau Karhutla Jawa Timur dan Imbau Masyarakat Hentikan Pembakaran
- Siskamling Malam Sabtu, Babinsa Dan Komduk Jaga Kamtibmas.
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Hadiri Pelantikan 55 Pejabat Pemkab Barito Utara
Pengalaman Buruk Nginap Di Hotel Malioboro Inn Yogjakarta
Tertipu Lewat Aplikasi Traveloka

Keterangan Gambar : Hotel Malioboro Inn Yogjakarta
Gedung Tengen, Yogjakarta. Kamis 24 Oktober saya booking kamar hotel di Hotel Malioboro Inn Hotel untuk 2 malam dari tanggal 25 Oktober - 27 Oktober 2024. Saya memesan 1 kamar untuk 4 orang dewasa dengan harga total Rp 800.000 lebih.
Awalnya saya tertarik karena promosi di aplikasi Traveloka menampilkan fasilitas hotel yang cukup baik, ditambahlahi ada kolam renang. Kebetulan anak saya yang perempuan sangat suka berenang, sehingga semakin cocok saya memilih booking hotel Malioboro Inn Yogjakarta, karena saya mendapat tigas dari redaksi untuk melipit perhelatan pilkada di Provinisi Yogjakarta.
Kamis (24/10) jam 18.00 saya berangkat dengan menggunakan bus esekutif dari Lebak Bulus bersama istri dan kedua anak saya.
Baca Lainnya :
- PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Jumat (25/10) jam 8.00 saya tiba di Yogjakarta, karena hotel tidak dapat check-in lebih awal maka saya bersama keluarga singgah ke Kasongan untuk silaturahmi dengan adik ipar saya. Lalu jam 11 kami sekeluarga menggunakan mobil adik Ipar saya berkrliling kota Yogja sambil menunggu jam 14.00 untuk cehck-in ķe kamar hotel.
Jam 13.05 saya tiba di hotel dan sudah diperbolehkan untuk masuk kamar. Tapi disini jadi agak sedikit aneh karena kamar saya harus menyeberang jalan dan tidak ada bantuan dari petugas hotel untuk membawakan barang-barang saya.
Sesampainya di kamar 402, kami sepeeti biasa memberesi barang-barang bawaan, tapi setelah 30 menit, AC kamar tidak dingin sama sekali.
Saya komplain, lalu datang petugas hotel untuk mengecek AC kamar saya. 1 jam setelah di cek tetap AC tidak dingin bahkan suhu kamar panas dan pengap membuat kami harus mandi keringat.
Lalu saya komplain kembali, pihak hotel memberikan kami solusi agar pindah ke kamar 204 tapi kasur hanya ada untuk 3 orang. Buat saya tidak apa-apalah, yg penting anak istri saya bisa istirahat. Sementara saya bisa tidur di lantai dengan alas selimut. Tapi lago-lagi kendala di AC, kamar pindahan pun sama saja AC nya tidak dingin.
Ironisnya, pengakuan dari pihak hotel Dan untuk type Deluxe room kami memang kapasitasnya hanya 2 orang bapak jadi kalau lebih dari 2 orang biasanya memang AC tidak terasa dingin atau kurang dingin.
Jadi aneh, problemnya bukan soal tipe kamar tapi fasilitas AC yang buruk di hotel Malioboro Inn Yogjakarta ini. Sangat tidak rekomendasi buat keluarga yang mau berlibur menggunakan hotel ini.
Saya yang harusnya setelah menempuh perjalanan darat Jakarta - Yogjakarta bisa beristirahat ini saya harus bergelut dengan komplain fasilitas hotel, sementara besok (26/10) saya harus liputan ke Bantul dan Kulon Progo.
Demikian keluhan saya kepada hotel Malioboro Inn Yogjakarta.















