- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
Pemkot Tangerang Gencarkan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas 2025

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan menggelar Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas Tahun 2025. Acara digelar di Ruang Al-Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (17/6/25).
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan, Pemkot telah menyediakan fasilitas skrining kesehatan secara gratis di seluruh puskesmas yang ada di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Para ASN juga akan melakukan skrining agar dapat melayani masyarakat dengan maksimal.
“Pemkot Tangerang terus berupaya mengendalikan (PTM) dengan menyediakan fasilitas skrining di 39 puskesmas secara gratis melalui program Cek Kesehatan Gratis. Para ASN juga akan didorong untuk melakukan skrining kesehatan, sebagai langkah preventif dan penanganan segera apabila terdapat beberapa penyakit. Para ASN harus sehat dan prima dalam melayani masyarakat Kota Tangerang,” ungkapnya.
Baca Lainnya :
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengungkapkan, antusiasme masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis. Data terakhir mencatat, sebanyak 39.770 warga Kota Tangerang telah memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas.
"Kini, untuk Cek Kesehatan Gratis sudah tidak perlu saat ulang tahun. Masyarakat dapat memanfaatkannya kapan saja. Silakan gunakan aplikasi Satu Sehat untuk melakukan perjanjian dengan jadwal yang tersedia," ujarnya.
Ia melanjutkan, bahwa berdasarkan data aplikasi Sehat Indonesiaku, terdapat 396.131 kasus Penyakit Tidak Menular di Kota Tangerang. Dari jumlah tersebut, 58,6 persen merupakan kasus hipertensi, 27,8 persen diabetes melitus, 26,8 persen penyakit paru obstruktif kronis, 11,7 persen obesitas, 5,1 persen penyakit jantung, 2,5 persen stroke, dan 0,1 persen kanker.
"Seluruh riwayat penanganan ada di dalam aplikasi Satu Sehat. Lalu, selanjutnya akan disesuaikan apabila harus kontrol dan penanganan lanjutan lainnya," lanjutnya.
Dini mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas terdekat sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan PTM.
"Kami harap, masyarakat dapat terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan melakukan Cek Kesehatan Gratis sebagai upaya preventif menangani PTM. Silakan datang ke seluruh puskesmas yang ada di Kota Tangerang untuk melakukan skrining," tutupnya. ** (Jhn)

















