Breaking News
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
Pemkab Majalengka Sosialisasikan 400 Rumah Bantuan Rutilahu Jabar Tahun 2022

MEGAPOLITANPOS.COM, Majalengka -Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar Sosialisasi Penyaluran Bantuan Sosial Perbaikan Rutilahu Tahun Anggaran 2022. Bertema "Uang Rakyat Kembali ke Rakyat" berlangsung di Aula Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Majalengka. Selasa, (29/03/2022) Bupati Majalengka H. Karna Sobahi secara resmi membuka kegiatan, hadir dikesempatan tersebut Kabid Perumahan DISPERKIN Provinsi Jawa Barat, Kadis DPKPP. Peserta adalah Anggota BKM/LPM/LKM, Babinmas, Baminsa dan Tim Teknis. Kepala Dinas Rumkimtan Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kabid Perumahan Ani Widiyani mengawali sambutan mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) pada tahun 2022 ini telah menganggarkan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni sebanyak 9915 unit yang tersebar di 27 Kabupaten/ Kota di Jawa Barat. "Rutilahu ini merupakan komitmen gubernur untuk menyelesaikan proyek strategis di pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional di Jawa Barat," kata, Ani Widiyani. Dijelaskan, adapun kriteria penerima bantuan Rutilahu diantaranya mempunyai lahan, masyarakat berpenghasilan rendah dan diusulkan oleh LKM atau BPM disetujui Desa/Kelurahan lalu diverifikasi oleh kabupaten yang kemudian diusulkan ke provinsi. Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Hj. Ropedah menjelaskan masih banyaknya jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Majalengka. "Untuk tahun 2022 ini bantuan program Rutilahu dari Pemprov Jabar mengalami penurunan jumlah yakni jumlahnya 400 unit dilaksanakan di 20 desa, dengan nilai besaran Rp. 20 juta per rumah. Teknis pengerjaan dikelola oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas)," jelasnya. Dikesempatan itu juga, Bupati Majalengka Karna Sobahi menanggapi jumlah penurunan bantuan rutilahu di wilayah khususnya di Jawa Barat dinilai hal yang dimaklumi mengingat situasi dampak dari masa pandemi saat ini. "Dengan hasil data yang tercatat terus bertambah jumlahnya, pemerintah mempunyai upaya agar perhatian terhadap rumah tidak layak huni tetap berjalan. Salah satunya adalah dengan menggandeng Baznas Majalengka sebagai mitra untuk rutilahu ini," ungkapnya. Upaya lain, kata bupati dalam rangka mengurangi angka kemiskinan guna tercapai program rutilahu diharapkan desa bisa memunculkan serta menggali potensi wilayahnya. Disebutkan, pemberdayaan di masyarakat baik potensi sumber daya manusia atau sumber daya alamnya. Diakhir bupati berharap kepada pokmas agar bisa memanfaatkan bantuan rutilahu dengan semaksimal mungkin, sehingga rumah tidak layak huni bisa menjadi rumah yang permanen dan nyaman bagi penghuninya. ** (Agit)


.jpg)













