- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila.
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga NKRI.
- Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Depok Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Supian Suri
- Pemprov DKI Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pramono Ajak ASN Jaga Keberagaman
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
Pemkab Blitar Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal Melalui Wahana Hiburan Campursari

Keterangan Gambar : Mashudi melalui seni budaya ajak masyarakat gempur rokok ilegal.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Melalui pertunjukan campursari guyon maton bersama Cak Percil Cs, Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP Kabupaten Blitar getol mengajak masyarakat, para pedagang kelontong rokok menolak peredaran rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai dengan media hiburan rakyat di lapangan SD Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, pada Sabtu malam (10/12/22). Melalui pertunjukan ini diharapkan masyarakat akan semakin menyadari, jika rokok ilegal merugikan negara dan juga sangat berbahaya terhadap kesehatan.

Bupati Blitar, H. Rini Syarifah dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Mashudi menyampaikan, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBH CHT merupakan sumber penerimaan negara dari Cukai Hasil Tembakau, yang kemudian dibagikan kepada daerah penghasil Cukai dan Hasil Tembakau nomor 1 dunia. Oleh sebab itu, dari sektor pajak Dana Bagi Hasil Tembakau dan Hasil Cukai, sangat membantu pemulihan ekonomi khususnya bagi pelaku UMKM.
Baca Lainnya :
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
Dana ini digunakan untuk program peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan lingkungan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan pemberantasan barang kena cukai (BKC) di bidang kesehatan, pemulihan perekonomian daerah.
"Untuk itu, saya minta kepada seluruh masyarakat yang hadir agar ikut memerangi peredaran rokok ilegal. Pastikan rokok yang panjenengan beli legal, berpita cukai," ungkapnya.
Rini Syarifah juga berpesan, agar kegiatan sosialisasi ini terus bisa dilaksanakan secara berkelanjutan dengan harapan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Di lain sisi, Kasatpol PP Kabupaten Blitar Rustin Tri Setyo Budi, sebagai Penegak Perda pihaknya tidak ingin masyarakat terjerat hukum karena mengedarkan dan menjual rokok bodong. Sebagai fungsi Gakda, Satpol PP lebih mengedepankan pada pembinaan daripada penindakan, sebelum masyarakat terjerat UU 39 tahun 2007 tentang cukai.
"Saya memohon agar masyarakat menghindari, tidak mengedarkan, membuat, menyimpan untuk diedarkan rokok ilegal karena akan disanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun. Denda 3 sampai 10 kali dari nilai cukai yang seharusnya dibayar," tandasnya.

Melalui sarana hiburan campursari guyon maton bersama Cak Percil dan kawan-kawan, selain mampu menghibur dan mendorong pertumbuhan ekonomi, masyarakat akan paham terhadap kerugian negara akibat rokok ilegal karena rokok ilegal juga akan membunuh perusahaan rokok kecil yang taat aturan pemerintah, seperti yang disampaikan oleh Sutopo Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Bea Cukai Blitar.
"Kami mengajak kepada masyarakat bersama-sama menggempur rokok ilegal dan membeli rokok yang dilekati pita cukai. Dari hasil cukai DBHCHT, hasil cukai akan dikembalikan kepada masyarakat pekerja tembakau 50 persen, 40 persen untuk kesehatan dan yang 10 persen digunakan untuk penegakan hukum. Ayo kita gempur rokok bodong," pungkasnya. (adv/za/mp)


.jpg)
.jpg)

1.jpg)










