- Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem
- Kolaborasi Lintas Komunitas, KRESHNA Foundation Dorong Strokers Sehat, Produktif, dan Sejahtera
- Gabungan Ormas dan Relawan Gelar Buka Puasa Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta
- Fraksi PDI-P Terima Lima Raperda, Soroti Infrastruktur hingga Ketahanan Pangan
- Fraksi Demokrat Terima dan Siap Bahas Lima Raperda Strategis di Paripurna DPRD Barito Utara
- Fraksi PKB Soroti Lima Raperda dalam Paripurna II DPRD Barito Utara
- Fraksi Aspirasi Rakyat Dukung Lima Raperda, Tekankan Konsistensi Perencanaan dan Implementasi
- Saan Mustopa: Safari Ramadhan Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Bung Karno
- Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro, Siap Layani 1.500 Paket MBG
- Langkah Besar Transformasi Digital, Diskominfo Majalengka Tebar WiFi Gratis
Pemerintah Kota Bogor Harus Evaluasi Program Pengelolaan Pohon Perkotaan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Angga Alan, menyoroti peristiwa pohon tumbang yang memakan korban di Jalan Tentara Pelajar pada Jumat (1/11/2024
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Bogor - Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Angga Alan, menyoroti peristiwa pohon tumbang yang memakan korban di Jalan Tentara Pelajar pada Jumat (1/11/2024).
Menurut Angga, kejadian ini menjadi cambukan bagi Pemerintah Kota Bogor untuk kembali memperbaiki dan meningkatkan program pengelolaan pohon.
"Kami mendesak Pemerintah Kota Bogor, khususnya Disperumkim, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program penandaan pohon rawan tumbang. Setiap tahun, peristiwa serupa selalu terjadi, menunjukkan bahwa program yang ada saat ini belum optimal," tegas Angga.
Baca Lainnya :
- Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem
- Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro, Siap Layani 1.500 Paket MBG
- Langkah Besar Transformasi Digital, Diskominfo Majalengka Tebar WiFi Gratis
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
Angga kembali menegaskan bahwa sekadar memberikan penanda terhadap pohon saja tidak cukup, tetapi perlu diberikan perawatan yang insentif dengan cara melakukan pemangkasan rutin dan pengecekan berkala.
Untuk memastikan pelaksanaan program tersebut, Angga menyampaikan bahwa Komisi III DPRD Kota Bogor akan mendorong kenaikan anggaran.
"Jika ada kendala teknis atau keterbatasan anggaran dalam pelaksanaan program ini, kami mendorong pemerintah untuk segera mencari solusi bersama," ujar Angga.
Angga pun menyampaikan rasa belasungkawa kepada korban dan menekankan bahwa keselamatan warga Kota Bogor adalah yang utama dan paling utama agar kejadian ini tidak terulang kembali.
"Keselamatan warga Kota Bogor adalah tanggung jawab bersama, dan harus menjadi prioritas utama. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang," pungkasnya.(**)

















