- Kolaborasi BNI dan IAS, Layanan Pendampingan Bandara Kini dalam Genggaman
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Gara Gara Terperosok Limbah Blotong Panas Pabrik Gula Dua Warga Alami Luka Bakar Serius.
- Babinsa dan Komduk Intensifkan Patroli Malam.
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
- Dandim 0506/Tgr Tinjau Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kampung Koceak.
- Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri dan Komjen Wisnu Hadiningrat sebagai Wakapolri
- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
Ormas Gannas Nyatakan Sikap Serius SE Bupati Blitar Dua Hal yang Harus Dicermati.

Keterangan Gambar : Lembaga organisasi kemasyarakatan Gerakan Anak Nasionalis ( GANNAS ) Blitar ungkap kekecewaan terhadap regulasi Surat Edaran Bupati Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Lembaga organisasi kemasyarakatan Gerakan Anak Nasionalis ( GANNAS ) Blitar ungkap kekecewaan terhadap regulasi Surat Edaran Bupati Blitar tentang himbauan Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 510/61/409.1.4/2023. Dalam penyampaian dengar pendapat dengan Komisi II Rabu ( 20/09/23 ). Joko Wiyono S.H selaku ketua Ormas menyatakan, bahwa hasil evaluasi beras dilapangan ditemukan kurang memenuhi standart mutu.
"Kami mempertanyakan tentang Surat Edaran Bupati tentang imbauan Tertanggal 20 Juni 2023 tentang pembelian beras lokal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab yang dalam lampiran ditandatangani juga oleh kepala Dinas, Sekda Izul Marom, Jadi kalau usulnya itu surat lampiran surat dinas yang ditujukan kepada OPD berarti pengakuan secara administratif, namun kualitas berasnya kondisinya tidak bagus, bahkan ada yang dikembalikan," kata Joko
Selain itu Ketua Ormas GANNAS Joko Wiyono juga menyoal juga tentang Surat Edaran (SE) Bupati Blitar lainnya yakni SE tentang imbauan Gerakan Gemar Menabung yang juga dihadirkan dihadapan Komisi II DPRD Kabupaten Blitar seperti Bagian Perekonomian, Bagian Hukum Pemkab Blitar, pihak BUMD yakni Penataran Aneka Usaha (PENA) dan BUMD PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hambangun Artha Selaras (HAS).
Baca Lainnya :
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
"Yang semestinya kalau SE hanya cukup SE saja. Ternyata di hearing tadi terungkap bahwa kualitas berasnya juga belum bagus dan merk dagang PENA itu masih dalam proses pendaftaran, lho kok bisa beroperasi, ini perlu dipertanyakan,"ungkapnya.
Selanjutnya atas dugaan penyalah gunaan wewenang dan jabatan, maka pihaknya minta agar pengadaan dihentikan, mempercepat proses pendaftaran dan perbaikan kualitasnya. Karena PENA hanya mengakomodir dari Pokmas dan Bumdes. Kali ini masih kita maafkan, lain kali kami proses hukum," Tandas Joko .
Terkait dengan program tekankan Gerakan Gemar Menabung, Joko Wiyono yang akrab disapa Joko Belor ini minta kepada Pejabat Pemangku Kebijakan agar cermat dan tepat mengambil sikap untuk penanganan dana itu.
"Karena kita semua tahu, sebagian aset yang dikorupsi belum dikembalikan. Kalau memang tetap dilanjut tanpa ada perbaikan, kami bawa masalah ini ke Polda atau Gedung merah Putih," beberkan.
Dilain sisi Chandra Purna Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar kepada para awak media menyampaikan, sebagai mitra Komisi, DPRD Kabupaten Blitar akan mendorong Pemkab Blitar agar segera melakukan perbaikan serta mempertimbangkan dengan serius aspirasi Ormas Gannas ini.
"Kami menganggap niat baik Pemkab Blitar dengan imbauan membeli beras lokal dan gerakan menabung, namun juga harus mengakomodir kritik dari masyarakat, dengan mengebut pendaftaran merk dagangnya, harus ditingkatkan, termasuk program gerakan gemar menabung juga harus dipastikan dimana tempat menabungnya untuk menjamin keamanan dana keuangannya"pungkasnya. (za/mp)

.jpg)

.jpg)
.jpg)




.jpg)
.jpg)




