- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Optimalkan Penurunan Stunting, Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Uang di Seluruh Kecamatan

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tamgerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen menurunkan angka kasus stunting di Kota Tangerang. Salah satunya, Pemkot Tangerang baru saja mendistribusikan bantuan sosial uang untuk keluarga dengan balita risiko stunting di Kota Tangerang.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Mulyani menuturkan, Pemkot Tangerang mendistribusikan bantuan tersebut secara serentak di 13 kecamatan di seluruh Kota Tangerang. Tercatat, Pemkot Tangerang mendistribusikan bantuan tersebut kepada 542 penerima manfaat dengan masing-masing sebesar Rp 600 ribu.
“Kami hari ini menyalurkan bantuan sosial uang tunai kepada keluarga berisiko stunting secara langsung, lewat bantuan ini diharapkan kebutuhan dasar untuk memenuhi pertumbuhan balita berisiko stunting dapat teratasi, sehingga bisa menjamin balita dapat tumbuh secara sehat, kuat dan lebih baik lagi,” ujar Mulyani selepas mendistribusikan bantuan di Aula Kecamatan Tangerang, Selasa (17/12/24).
Baca Lainnya :
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang menilai pendistribusian bantuan tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan angka kasus stunting di Kota Tangerang. Lewatnya, Pemkot Tangerang mendorong bantuan tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok balita resiko stunting, seperti untuk membeli makanan bergizi, susu dan sebagainya.
“Bantuan ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun kemarin, tidak hanya menyasar keluarga miskin terlantar juga lebih ditekankan untuk menyasar semua keluarga berisiko stunting di seluruh wilayah,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, Khusrinah mengaku, keberadaan bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, termasuk dirinya sendiri. Bantuan tersebut dinilai dapat menjawab kekhawatiran masyarakat akan kebutuhan pokoknya sehari-hari, sekaligus mendukung pertumbuhan balita secara lebih baik lagi.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu pastinya, apalagi sebelumnya ini merupakan pertama kali saya menerimanya, jadi akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu kebutuhan dasar pertumbuhan si anak, seperti membeli makanan dengan kandungan gizi yang baik,” pungkas warga penerima manfaat asal Kelurahan Tanah Tinggi, Tangerang, Kota Tangerang. ** (Nan)



.jpg)



.jpg)






