- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
- Buka Seleksi Wawancara Kanvas Gemilang 2026, Wabup Intan Dorong Inovasi Masyarakat untuk Percepat Pembangunan.
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Kamenag Kab Tangerang Dampingi Stafsus Kementrian Agama Persoalan GKPI.
- Pangkogabwilhan II Jadi Narasumber Latihan Posko OMP Dikreg LVI Sesko TNI TA 2026.
- Romy Soekarno : Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial.
- Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi.
- Praktisi Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
MTQ Tingkat Desa Jadi Pemersatu Umat Paling Efektif Bernilai Ibadah Penuh Berkah

Keterangan Gambar : Kegiatan MTQ tingkat Desa diselenggarakan di Kecamatan Tigaraksa dan Kecamatan Curug jadi pemersatu umat paling efektif bernilai ibadah penuh berkah.
MEGAPOLITANPOS.COM, Tigaraksa – Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Desa diselenggarakan di desa-desa di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Tigaraksa dan Kecamatan Curug. Dukungan biaya kegiatan tersebut dialokasikan dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan digelontorkan nilainya tergantung usulan dan target.
Ada beberapa event yang cukup menonjol di perhelatan MTQ di 2 kecamatan tersebut karena semarak dan gebyarnya dituding mampu setara dengan MTQ tingkat kabupaten bahkan provinsi. Selain desa itu yang terlihat semarak, terdapat 2 desa lain yang menghiasi medsos, yaitu MTQ Desa Sodong dan MTQ tingkat Desa Tapos Kecamatan Tigaraksa. Pawai ta'arufnya diikuti ribuan warga dengan berbagai penampilan kreasi seni budaya serta MTQ Desa Kadu Kecamatan Curug yang juga cukup menarik dengan doorprize voucher umroh bagi warga yang hadir.
Namun gebyar semaraknya MTQ tingkat desa itu hanya bumbu penyedap saja untuk menarik animo warga. Hal yang paling terasa manfaatnya adalah MTQ karena merupakan alat pemersatu umat paling efektif bernilai ibadah dan penuh keberkahan. Dengan begitu kita tahu desa tersebut masih dipimpin seorang kepala desa yang terpilih dari hasil pemilihan langsung one man one put melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Sebab, diketahui terdapat pro kontra dukungan yang membuat perpecahan antar tetangga bahkan saudaranya cukup lama sampai turun temurun.
Baca Lainnya :
- Buka Seleksi Wawancara Kanvas Gemilang 2026, Wabup Intan Dorong Inovasi Masyarakat untuk Percepat Pembangunan.
- Kamenag Kab Tangerang Dampingi Stafsus Kementrian Agama Persoalan GKPI.
- Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi.
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
Demikian dipaparkan Ahmad Hidayat, ASN sekaligus warga asli Kecamatan Tigaraksa yang juga dikenal intens aktif di acara MTQ, dan menjadi official Kafilah Tigaraksa pada MTQ Tingkat Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu.
"Saya menyaksikan langsung di sejumlah acara MTQ tingkat desa semua tokoh agama, tokoh agama, dan elemen lain berkumpul di satu titik yaitu hadir di arena utama dan semua penuh senyum kegembiraan, saling bertegur sapa sembari menikmati lantunan ayat suci Al-Qur'an, dan efeknya kebekuan komunikasi di antara mereka mencair dan merekatkan," ucap Ahmad Hidayat salah satu ASN di Kecamatan Tigaraksa.
Hal senada juga dilontarkan Ahyani Annihbani Ketua LPTQ Kecamatan Curug yang menyatakan, semua desa di wilayah Curug sudah melaksanakan MTQ tingkat desa dan penyelenggaraannya bervariasi tergantung pemerintah desanya, namun dirinya mengaku tak pernah absen untuk menghadiri setiap event sebagai LPTQ dan anggota DPRD kabupaten Tangerang.
"Selain MTQ tingkat desa untuk menggali potensi baru yang bisa dibawa ke MTQ tingkat Kecamatan dan Kabupaten, bahkan Provinsi tentunya MTQ juga jadi sarana ukhuwah islamiah yang paling efektif dan bernilai ibadah. Semoga ke depan MTQ atau STQ nya bisa juga dilaksanakan di tingkat RW, sehingga lebih keren lagi," ucap Ahyani Annihbani. (***)













