- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- Hadiri Kick-Off Porprov XV Jabar 2026 dan Funday, Ini Pesan Ketua DPRD Kota Bogor
- PDAM Tirta Benteng Kunjungi JMSI Kota Tangerang, Perkuat Sinergi dengan Media
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
- Tangerang Makin Kondusif! Strategi Babinsa Bikin Pelaku Kejahatan Sempit
- Aktivis Lingkungan Tegas Minta Menteri LH Pidanakan Pemilik Gudang Kimia Pencemar Cisadane
- Pemutakhiran Data Digital, Sejumlah Kantor Pertanahan di DIY Lakukan Pendataan Surat Ukur, Gambar Ukur, dan Buku Tanah Lama
- Dukung ATR/BPN dalam Pelaksanaan KKN Pertanahan, Gubernur DIY: Tata Kelola yang Baik Lahir dari Kolaborasi
Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman beserta rombongan ziarah. Selasa, (10/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, Bupati Majalengka H. Eman Suherman memimpin langsung kegiatan Kirab dan Ziarah ke makam Bupati pertama Majalengka, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sejarah sekaligus penguatan visi pembangunan daerah melalui semangat Majalengka Langkung SAE.
Kirab diawali dengan long march dari Pendopo Kabupaten Majalengka menuju kompleks pemakaman Girilawungan Majalengka Wetan, sejauh kurang lebih dua kilometer.
Baca Lainnya :
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
- HPN 2026 Jadi Titik Kebersamaan, Puluhan Jurnalis Majalengka Turun ke Kolam Pancing
Rombongan kemudian melaksanakan doa bersama dan tabur bunga di makam R.A.A. Kartadiningrat, Bupati pertama Kabupaten Majalengka.
Acara diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, OPD, Ketua TP PKK, Baznas, MUI, para camat, serta undangan lainnya.
Bupati Eman menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah sebagai fondasi pembangunan daerah.
"Majalengka Langkung SAE tumbuh dari nilai perjuangan dan keteladanan para pemimpin terdahulu. Menghormati sejarah adalah langkah awal membangun Majalengka yang sejahtera, aman, dan berkarakter," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka juga resmi menetapkan Hari Jadi Majalengka diperingati setiap 11 Februari, berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2025, yang menetapkan hari lahir Majalengka pada 11 Februari 1840, menggantikan ketentuan sebelumnya.
Kehadiran lengkap unsur Forkopimda dalam prosesi ini mencerminkan soliditas dan sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Kirab dan ziarah ditutup dengan penuh kekhidmatan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Majalengka selama 186 tahun, sekaligus komitmen bersama untuk terus melangkah maju melalui visi Majalengka Langkung SAE. ** (Agit)
















