- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Krisdianto Bersama NasDem Komitmen Bawa Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Krisdiantoro bersama NasDem komitmen bawa kesejahteraan rakyat Kabupaten Blitar.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Komitmen Partai NasDem dalam mencerdaskan masyarakat dilakukan secara terus menerus dengan berbagai metode, di antaranya dengan program sosialisasi tentang kesehatan gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Gema Cermat) serta melalui pembinaan terhadap pelaku usaha mikro yang digelar di Dusun Pagak, Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (10/12/22). Kegiatan ini menghadirkan Nurhadi, S.Pd. anggota DPR RI dari partai NasDem, juga mengenalkan Bacaleg Krisdiantoro dari Dapil IV Talun (Talun, Garum, Selopuro, Gandusari).
Kepada wartawan Krisdiantoro menyampaikan, kegiatan ini sebagai bentuk mencerdaskan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan tepat dalam penerapan menggunakan obat-obatan. Dia juga mengajak masyarakat berdaya menjadi pelaku usaha dan berdaya saing.
"Ini bagian dari komitmen partai NasDem bekerja sama dengan lintas sektor mitra komisi IX DPR RI, mengedukasi tentang kesehatan dan bagaimana masyarakat pelaku usaha akan bangkit dan berkembang," ujar Krisdiantoro yang juga akrab disapa Kak Sinong.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor

Menurutnya, dengan mengundang sebagian besar kaum perempuan karena kaum perempuan yang sangat dominan memiliki perhatian besar, mengurus rumah tangga, dan sangat mudah digerakkan membangun peningkatan ekonomi dengan segala usaha rumah tangga.
"Kami partai NasDem bertujuan dengan memberikan bimbingan, khususnya Dapil IV bisa berkontribusi mencerdaskan, menyejahterakan rakyat Kabupaten Blitar. Mohon doa restunya agar saya bisa menjadi wakil panjenengan nanti di 2024, sehingga masyarakat Dapil ini punya wakil rakyat dari partai NasDem yang bisa membawa dari suasana panas menjadi adem, adem karena semua tingkat kebutuhannya tercukupi," tuturnya.
Di lain sisi Nurhadi yang juga selaku ketua DPD NasDem Kabupaten Blitar, terkait dengan masalah kesehatan keluarga, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat agar cerdas memilih obat khususnya yang akan diberikan kepada anak-anak.
"Kami bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI bersama stakeholder, Direktorat Jenderal Kefarmasian melakukan gerakan masyarakat Germa Cermat. Kita juga mengedukasi trend kasus terakhir masalah sirup mengandung zat kimia berbahaya, sehingga banyak anak gagal ginjal akut dan meninggal, kita ingin mengedukasi masyarakat bagaimana memilih dan menggunakan obat," tutur Nurhadi.
Sedangkan dari asosiasi apoteker Indonesia, Johan Wahyudi menyampaikan banyak hal di antara masalah stunting yang perlu diwaspadai dan kita cegah, bagaimana memilih, menggunakan obat secara tepat dan benar atau dikenal dengan istilah Dagusibu.
"Dagusibu adalah bagaimana mendapatkan obat, menggunakan obat, menyimpan dan cara yang benar membuang obat yang kadaluwarsa," jelasnya.
Selain itu, Johan Wahyudi juga berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati memilih dan menggunakan obat, tidak membeli obat yang dijual online. "Saya pesan kepada semuanya agar jangan membeli obat dari online yang diduga banyak obat palsu, lakukan pengecekan obat sebelum digunakan, periksa kapan kadaluwarsanya," pungkasnya.
Dalam kegiatan yang melibatkan ratusan masyarakat setempat juga disampaikan tentang tata cara mengurus pedoman pemberian sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang merupakan sertifikat izin Pangan Industri Rumah Tangga, NasDem siap membantu. (za/mp)
















