- PWI Jaya Gelar OKK Angkatan 25, 29 Wartawan Ikuti Pembekalan Organisasi dan Jurnalistik
- Jambore Kumitra 2026, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar di Kalimantan Selatan
- Kapolda Metro Komjen Dadang Hartanto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026
- Andi Lala Kembali Nahkodai Forwat, Tekankan Indipenden dan Solidaritas Wartawan.
- Jalan Sehat HPN 2026 Wujudkan Kebulatan Tekad Bina Jasmani dan Rokhani .
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Kepala Kanwil Kemenag Banten Amrullah Tutup kegiatan Optimasi Anggaran 2027.
- Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik
- OJK Apresiasi Bank Jakarta dalam Mendorong Inklusi Keuangan Lewat FinFest 2026
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H Iing Misbahuddin : Infrastruktur Asal Asalan Jauh dari Langkung Sae

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka H. Iing Misbahuddin bersama anggotanya saat tinjau lapangan. Jumat, (10/10/2025)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka dengan tegas menyatakan infrastruktur yang berkaitan dengan pertanian bergantung pada infrastruktur yang prima. Diperlukan kualitas material pekerjaan proyek saluran irigasi yang baik dan tidak boleh asal asalan, wujudkan "Langkung Sae".
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka H. Iing Misbahuddin berpendapat bahwa hal yang mendasar perkuat ekonomi ketahanan pangan Jawa Barat khususnya di Kabupaten Majalengka bergantung pada infrastruktur irigasi yang prima.
"Dengan reputasinya sebagai lumbung pangan di Jawa Barat, sangat bergantung pada infrastruktur irigasi yang prima," katanya dalam status singkat whatsapp. Jumat, (10/10/2025)
Baca Lainnya :
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Majalengka Creative Festival 2026 Dorong UMKM Perluas Pasar
Menurutnya, namun di tengah masifnya program modernisasi yang dicanangkan pemerintah pusat pada realitas di lapangan menunjukkan bahwa kualitas pekerjaan proyek saluran irigasi masih jauh dari kata langkung sae.
"Salah satu masalah paling mendasar adalah penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi atau sering disebut "asal-asalan". Banyak saluran irigasi yang baru dibangun mengalami kerusakan dini,"ungkapnya.
Ia menilai, ini terjadi karena campuran semen dan material lain yang tidak proporsional, atau lapisan beton (lining) yang terlalu tipis dan retak saat dialiri air.
"Jika kualitas material dikompromikan sejak awal, hasil pekerjaan tidak akan pernah mencapai standar "Langkung Sae," melainkan hanya sekadar "ada". tutupnya. ** (Agit)









.jpg)





