- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
Kepulan Asap Semakin Pekat, Pemkot Tambah Lokasi Pengungsian Warga

Keterangan Gambar : Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menambah dua lokasi tambahan titik pengungsian bagi warga
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menambah dua lokasi tambahan titik pengungsian bagi warga yang terdampak kebakaran yang terjadi di TPA Rawa Kucing, setelah sebelumnya telah memilih kantor Kecamatan Neglasari sebagai titik pengungsian warga.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, menjelaskan, pihaknya mengimbau warga yang bertempat tinggal dalam radius 500 meter dari lokasi kebakaran untuk dapat melakukan evakuasi mandiri mengingat kondisi asap yang semakin pekat dan dikhawatirkan berdampak buruk pada kesehatan.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
"Satpol PP juga melakukan sweeping door to door ke rumah-rumah warga, untuk mau sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman,"
"Lokasi pengungsian juga kita tambah menjadi tiga, ada di kantor Kecamatan Neglasari, kantor Dinsos dan Kelurahan Kedaung Wetan," beber Arief, saat meninjau lokasi TPA Rawa Kucing, Sabtu (21/10).
Arief, menambahkan, tim gabungan mengalami kendala dalam proses pemadaman api di TPA Rawa Kucing karena kencangnya kondisi angin yang turut memperparah penyebaran asap.
"Kesulitan kami memahami kondisi angin yang membawa asap, dan angin mendorong asap kebakaran mendekati tempat tinggal warga," jelasnya.
Selain itu, sambung wali kota, Pemkot Tangerang juga masih menunggu bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan water bombing di lokasi TPA Rawa Kucing.
"Sekarang mobil pemadam tidak bisa masuk ke area TPA, karena asap terlalu pekat dan jarak pandang juga hanya sekitar 1 meter," tutup Arief. ** (Jhn)








.jpg)








