Kepala BP2MI Beberkan Dugaan Praktik Pemalsuan Dokumen Biaya Penempatan CPMI Tujuan Taiwan

By Anton 19 Mei 2022, 18:34:57 WIB DKI Jakarta
Kepala BP2MI Beberkan Dugaan Praktik Pemalsuan Dokumen Biaya Penempatan CPMI Tujuan Taiwan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membeberkan adanya dugaan praktik pemalsuan keabsahan dokumen terkait biaya penempatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) tujuan Taiwan yang diduga dilakukan beberapa perusahaan penempatan. Disebutkan Benny, dugaan praktik pemalsuan tersebut diantaranya ditemukan di Serang, Jakarta, dan Bandung. "Terdapat 6 perusahaan di Serang yang terbukti menggunakan cap palsu UPT BP2MI Serang dan pemalsuan tanda tangan petugas dalam dokumen SPBP," ungkap Benny, di Kantor Pusat BP2MI, Jakarta, Kamis (19/5/2022). Sementara di Jakarta, lanjut Benny, ada 4 perusahaan diduga melakukan pemalsuan cap UPT BP2MI Jakarta. "Untuk wilayah Bandung, ditemukan pemalsuan tanda tangan dan cap salah satu staf UPT BP2MI Bandung pada dokumen terkait biaya penempatan," sambungnya. Benny menduga praktik menggunakan cap palsu dan tanda tangan itu dilakukan untuk mempermudah proses pengajuan visa untuk CPMI yang akan bekerja di Taiwan. Dilansir dari laman antaranews, praktik tersebut terungkap setelah BP2MI menerima surat dari Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei (Taipei Economic and Trade Office/TETO) perihal keaslian stempel beberapa UPT BP2MI yang digunakan pada dokumen legalisir biaya penempatan CPMI ke Taiwan. Kemudian BP2MI mengirimkan surat balasan kepada TETO tertanggal 11 Mei 2022 terkait hal tersebut. "Apa yang diduga oleh TETO, kami sudah menyatakan kebenaran atas pemalsuan tersebut," ujar Benny, Selain itu Benny menuturkan, beberapa barang bukti cap palsu telah diamankan dan beberapa pelaku pemalsuan telah teridentifikasi. "BP2MI telah melaporkan pemalsuan tersebut ke pihak kepolisian," cetus Benny. Pihaknya juga akan berkirim surat dan meminta kepada TETO untuk melakukan penolakan terhadap pengajuan visa dengan dokumen palsu tersebut. "BP2MI juga akan mengambil langkah berkirim surat kepada TETO untuk melakukan penolakan terhadap pengajuan visa dengan dokumen bodong dan pembatalan terhadap visa yang telah terlanjur dikeluarkan," cetus Benny.




  • Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI

    🕔21:06:03, 21 Mar 2026
  • Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api

    🕔20:18:17, 19 Mar 2026
  • Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis

    🕔01:45:07, 16 Mar 2026
  • Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

    🕔01:49:38, 16 Mar 2026
  • Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi

    🕔01:56:18, 16 Mar 2026